Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

DANA DESA RATUSAN JUTA RAIB MISTERIUS, OKNUM PAMONG NGAKU HILANG INGATAN USAI MAKAN SATE

dana-desa-gunungkidullupaingatan

SAPA INDONESIA - PELAKSANAAN program dengan memakai Dana Desa tahun 2017 di Desa Beji, Kecamatan Ngawen berhenti total. Pasalnya, pencairan dana desa tahap 2 yang diperkirakan mencapai Rp 400 juta hilang seakan ditelan bumi.

Dari kejadian tersebut mencuat dugaan penggelapan yang dilakukan oleh Swy (55), seorang oknum perangkat desa yang bertugas sebagai bendahara desa.

Kepala Desa Beji, Suparno membenarkan adanya perkara itu. Bahkan ia mengakui jika sejak pertengahan bulan November lalu, pelaksanaan program desa mandeg tanpa aktivitas. Iapun sudah melaporkannya kepada pihak Polres Gunungkidul.

Di rumahnya Padukuhan Sidorejo, Swy mengakui jika uang yang ia cairkan di Bank BDG Wonosari 21 November lalu hilang entah kemana. Padahal dana sebesar Rp 170 juta itu akan dipakai untuk program 14 padukuhan.

Mau untuk pembangunan dusun. Tapi saya bingung kok bisa hilang," katanya, Kamis (14/12/2017).

Swy pun membeberkan kronologis sebelum dana yang ia pegang raib. Mulanya, ia mencairkan dana ke bank dengan membawa surat kuasa dari kepala desa.

Dalam pencairan, Swy hanya berangkat sendiri tanpa mengajak pendamping atau teman sesama perangkat. Setelah itu, di perjalanan pulang ia mampir di warung makan sate kambing wilayah Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari.

Setelah makan sate mau pulang, pikiran bingung malah saya muter-muter sampai ke Jogja. Ketika sadar uang yang saya bawa sudah tidak ada," jelasnya.

Selain menghilangkan dana tersebut, Swy juga mengungkapkan bahwa uang desa yang disimpan di rumahnya pun ikut hilang. Uang sebesar Rp 60 juta yang ditaruh di mangkok kolong tempat tidur hilang tanpa ada bekas sedikitpun.

Kalau yang di kamar sudah hilang beberapa hari sebelum saya mencairkan dana Rp 170 juta," ucapnya.

Diungkapkan lebih jauh olehnya, tidak hanya uang Rp 170 juta dan Rp 60 juta yang hilang, melainkan beberapa uang lainnya yang disimpan ikut lenyap. Menurutnya, uang hilang yang ia pegang mencapai Rp 400 juta.

Ya saya janji akan mengembalikan uang itu pada Desember 2017 ini," tambahnya.
Anehnya tanpa alasan yang jelas, meskipun kehilangan uang ratusan juta, Swy tidak melaporkan perkara itu ke pihak kepolisian.

Sumber: SorotGunungkidul dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMENDAGRI TARGETKAN PEKAN INOVASI WUJUDKAN DESA YANG MAJU MANDIRI DAN SEJAHTERA

KEMENDAGRI TARGETKAN PEKAN INOVASI WUJUDKAN DESA YANG MAJU MANDIRI DAN SEJAHTERA

SAPA INDONESIA - DIREKTUR Evaluasi Perkembangan Desa, Eko Prasetyanto...
KEMENDES PDTT BAHAS PENINGKATAN MANAJEMEN KONFLIK

KEMENDES PDTT BAHAS PENINGKATAN MANAJEMEN KONFLIK

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
SRI MULYANI BEBERKAN USULAN DANA KELURAHAN RP 3 T DI 2019

SRI MULYANI BEBERKAN USULAN DANA KELURAHAN RP 3 T DI 2019

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH mengusulkan anggaran kelurahan...
MARKUP DANA DESA, KEPALA DESA DI MAGETAN TERANCAM 20 TAHUN PENJARA

MARKUP DANA DESA, KEPALA DESA DI MAGETAN TERANCAM 20 TAHUN PENJARA

SAPA INDONESIA - KEJAKSAAN Negeri ( Kejari) Kabupaten Magetan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook