Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KUALITAS RENDAH, PELUANG BESAR HILANG

kemiskinan-sapa-kulaitastkpeluangbesarhilang

SAPA INDONESIA - KUALITAS tenaga kerja dengan lebih dari 40 persen berpendidikan sekolah dasar akan menyebabkan sebuah peluang besar hilang pada masa depan. Peluang ini terkait dengan prediksi Indonesia yang akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ketujuh pada 2030 dengan kebutuhan tenaga terampil yang besar.

Direktur Pengembangan Bisnis Apindo Training Center M Aditya Warman di Jakarta, Selasa (4/10), mengatakan, kualitas sumber daya manusia angkatan kerja di Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Dalam prediksi yang dikeluarkan sebuah lembaga disebutkan, Indonesia akan menjadi negara ketujuh dengan ekonomi terbesar pada 2030. Pada tahun itu, di Indonesia terdapat 135 juta kelas konsumen dan membutuhkan 113 juta tenaga terampil.

"Banyak lulusan sekolah yang relatif hanya kuat di aspek wawasan, tetapi kurang di sisi keterampilan teknis yang amat dibutuhkan dunia usaha," katanya.

Aditya mengatakan, sumber daya manusia tenaga kerja harus memenuhi standar kompetensi dan tersertifikasi. Sertifikasi dimaksud mutlak harus tersambung dengan kebutuhan dunia industri. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Menurut Aditya, dunia akademis dan dunia usaha harus bersama meningkatkan kualitas lulusan agar berkompeten ketika berkiprah di dunia usaha. Kurikulum pendidikan harus sejalan dan menjawab kebutuhan riil dunia kerja. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Aditya mengatakan, langkah sinergi tersebut diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pekerja. "Apalagi, produktivitas pekerja di Indonesia, terutama di sektor padat karya, masih kalah dibandingkan negara tetangga," kata Aditya. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Berdasarkan data Apindo Training Center (2013), produktivitas pekerja Indonesia 0,33 sen dollar AS per 8 jam kerja, Filipina 0,50 sen dollar AS per 6 jam kerja, Thailand 0,92 sen per 2 jam 45 menit, Malaysia 2,90 dollar AS per 1 jam 5 menit, dan Singapura 7,68 dollar AS per 11 menit. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Satryo Soemantri Brodjonegoro, Guru Besar Emeritus Institut Teknologi Bandung dan Wakil Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, mengatakan, penyiapan lulusan pendidikan menengah hingga perguruan tinggi di Indonesia untuk menjadi tenaga kerja yang berdaya saing dan berkualitas masih belum memadai. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Lulusan semua level itu dinilai lemah dalam keterampilan membaca, menulis, berkomunikasi, bekerja sama, bernalar, dan beretos kerja. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Menurut Satryo, penyiapan tenaga kerja terdidik dan terampil lewat SMK bisa dilakukan. Namun, harus ada kebijakan reformasi total pendidikan SMK saat ini. Pendidikan di SMK tidak sekadar untuk membuka akses supaya lulusan SMP melanjut, terutama siswa dari keluarga tidak mampu. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

SMK juga harus bisa menarik bagi siswa dari keluarga mampu dengan membuat banyak SMK yang unik yang butuh keahlian khusus dan jumlahnya terbatas.

Upaya pemerintah PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Di tengah persoalan ini, pemerintah sudah dan tengah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, mengatakan, pendidikan formal tidaklah cukup untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. "Karena itu, kami mulai mengembangkan pelatihan keterampilan dan pendidikan vokasional," katanya. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Pelatihan dan pendidikan vokasional dianggap sebagai jalan keluar untuk menjawab persoalan rendahnya kualitas tenaga kerja. Hal ini karena hanya melalui pelatihan dan sekolah kejuruan, masyarakat akan memiliki modal keahlian untuk bekerja. "Kalaupun misalnya itu putus sekolah, mereka tetap punya keahlian untuk bekerja," ujarnya.

Darmin juga menyampaikan keseriusan pemerintah mengupayakan peningkatan kualitas tenaga kerja. Pemerintah menyiapkan dana pengembangan pelatihan keterampilan dan penguatan sekolah kejuruan dari pos anggaran pendidikan 20 persen APBN.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kemdikbud, Harris Iskandar mengatakan, anak-anak yang putus sekolah ataupun orang dewasa usia produktif tetap memiliki peluang untuk meningkatkan kompetensi dirinya lewat pendidikan di luar sekolah. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Kepala Badan Nasional Standardisasi Profesi (BNSP) Sumarna F Abdurahman menyebutkan, sekitar 2,3 juta tenaga kerja telah tersertifikasi profesi sejak tahun 2006. Dari jumlah itu, sekitar 600.000 orang memiliki sertifikat yang masih aktif. Mereka berlatar belakang tenaga kerja untuk dalam negeri dan migran. PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Dia menjelaskan, pemberian sertifikat profesi umumnya kepada lulusan SMA ataupun SMK. Ada pula, sertifikasi menyasar pekerja yang sudah lama bekerja di perusahaan tertentu, tetapi berlatar belakang pendidikan SMP ke bawah.

Sumber: Kompas dot com
                   PENANGGULANGAN KEMISKINAN

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook