Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

DATA KEMISKINAN GARUT SIMPANG SIUR

kemiskinan-pemiskinan-miskingarut

SAPA - Permasalahan tentang data kemiskinan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga kini masih simpang-siur, bahkan sangat membingungkan. Tak hanya masyarakat umum merasakannya, melainkan juga aparat Pemkab Garut, terkait upaya penanganan kemiskinan.

Simpang siurnya validitas data kemiskinan, antara lain ditunjukkan jomplangnya angka "Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat Program Beras Masyarakat Miskin" (RTSPM Raskin), dengan angka penerima kartu "Jaminan Kesehatan Masyarakat" (Jamkesmas).

Pada 2013, angka penduduk Kabupaten Garut penerima kartu Jamkesmas melonjak menjadi sebanyak 1.137.000, sedangkan tahun sebelumnya 822.923.

Padahal jumlah RTS penerima raskin 2013 menurun menjadi 182.239 RTS, sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 213.136 RTS.

"Kami juga tak tahu, mengapa penerima Jamkesmas di Garut malahan membengkak ? Sedangkan penerima raskin menurun ? Padahal, data penerima Jamkesmas maupun raskin itu kan sama, berdasar LPPS dari BPS, dikirimkan ke TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan), dan dikembalikan ke daerah," ungkap Kabid Yankes Dinkes setempat, Ade Rusiyana, melalui staf, Gun Gun Gunawan, Selasa (5/2).

Banyaknya penerima kartu Jamkesmas itu, jika merujuk total jumlah penduduk Kabupaten Garut, sekitar 2,4 juta jiwa maka nyaris setengah penduduk Garut miskin.

Belum termasuk ditambah penduduk penerima kartu "Jaminan Kesehatan Daerah" (Jamkesda) sebanyak 147.000.

Jamkesda, jaminan pelayanan kesehatan diberikan Pemkab Garut terhadap penduduk miskin, tak mendapatkan Jamkesmas.

Penerima Jamkesda, semula 680.000. Namun setelah divalidasi ulang, jumlah penduduk dinyatakan berhak menerima Jamkesda hanya 147.000.

"Jika bertambahnya penerima Jamkesmas terkait penambahan jumlah penduduk, mengapa banyak warga sebelumnya mendapatkan Jamkesmas, mengadu menjadi tak tercatat penerima Jamkesmas pada 2013? Apa status miskin mereka berubah menjadi tak miskin, atau bagaimana ?" kata Gun Gun.

 

garutnews dot com

Terpopuler

Terbaru

WALIKOTA MAGELANG MINTA DANA KELURAHAN DAPAT DIREALISASIKAN

WALIKOTA MAGELANG MINTA DANA KELURAHAN DAPAT DIREALISASIKAN

SAPA INDONESIA - WALIKOTA MAGELANG, Sigit Widyonindito, menyambut...
SUKOHARJO: 17 KELURAHAN SEGERA TERIMA DANA KELURAHAN

SUKOHARJO: 17 KELURAHAN SEGERA TERIMA DANA KELURAHAN

SAPA INDONESIA - PEMKAB Sukoharjo memastikan sebanyak 17 kelurahan...
KEMENDAGRI SERAHKAN KONSEP DANA KELURAHAN

KEMENDAGRI SERAHKAN KONSEP DANA KELURAHAN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan...
KEMENDES SEBUT INOVASI DESA YOGYA MUNCUL BERKAT ADEM AYEM POLITIK

KEMENDES SEBUT INOVASI DESA YOGYA MUNCUL BERKAT ADEM AYEM POLITIK

SAPA INDONESIA - ANGGOTA Tim Advisor Kementerian Desa Pembangunan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook