Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

GUBERNUR HERAN ANGKA KEMISKINAN BERTAMBAH TERUS

kemiskinan-pemiskinan-gublampung

SAPA - Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengaku heran dengan makin bertambahnya angka kemiskinan di Provinsi Lampung.

Keheranannya, bukan karena program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota/Provinsi yang gagal, melainkan karena makin banyaknya masyarakat yang pura-pura miskin.

Dicontohkannya, anggaran kesehatan masyarakat miskin provinsi Lampung, misalnya, yang seharusnya cukup selama satu tahun anggaran, namun telah habis dalam waktu tiga bulan. "Kepala Rumah Sakit, laporan ke saya bahwa dana kesehatan masyarakat miskin habis dalam tiga bulan," katanya, Rabu (1/5).

Diungkapkannya, bertambahnya masyarakat pura-pura miskin bukan hanya terjadi pada pelayanan kesehatan saja, menyusul dilaksanakannya program penyaluran beras untuk rakyat miskin (raskin). "Angka itu bertambah, karena banyak warga yang sesungguhnya memiliki tarap ekonomi menengah ke atas mengaku miskin. Tujuannya hanya untuk mendapatkan jatah raskin atau bantuan." timpalnya.

Gubernur mengatakan menyusul adanya laporan dari dinas-dinas teknis yang menyatakan angka kemiskinan sebelumnya 25 persen dari jumlah penduduk, namun sekarang bertambah menjadi 35 persen. "Ini data dari mana, logika apa yang dipakai untuk mendapatkan dan menetapkan data tersebut," tanya Mantan Deputi Operasional Polri.

Biro Pusat Statistik (BPS), berikut Dinas Kesehatan (Diskes) atau BKKBN, kata Oedin, masing-masing menggali dan kemudian menetapkan sendiri besarnya angka kemiskinan.

Sementara dinas-dinas teknis itu tak mau melakukan koordinasi antarinstansi untuk menyamakan data dimaksud. "Kalau tujuan kita sama-sama untuk memberantas kemiskinan, mengapa datanya tidak disamakan dulu," pungkasnya.

 

koraneditor dot com

Terpopuler

Terbaru

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

SAPA INDONESIA - PROGRAM peta dasar untuk tingkat perdesaan...
PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

SAPA INDONESIA - MESKIPUN telah meratifikasi Konvensi PBB mengenai...
KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEBANYAK tujuh BUMDes mengikuti pelatihan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook