Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANGKA KEMISKINAN BALI DIPREDIKSI MENINGKAT AKIBAT KENAIKAN BBM

Budget

SAPA - Angka kemiskinan di Bali diprediksi meningkat kisaran 0,5-0,8 persen sebagai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Ada korelasi yang sangat signifikan antara kenaikan BBM dengan tingkat kemiskinan di Bali karena berdampak tidak langsung khususnya terhadap pendapatan dan pengeluaran para buruh," kata Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Bali Gede Suarjana, di Denpasar, Rabu.

Menurut dia angka kemiskinan di Bali saat ini yang sebesar 3,95 persen (162.510 jiwa) atau terbaik nomor dua di Indonesia, bisa merangkak naik menjadi 4,4 hingga 4,7 persen. Padahal dalam kurun waktu dua tahun terakhir Bali sudah dapat menurunkan angka kemiskinan dari 4,2 persen menjadi 3,95 persen.

"Kenaikan pengeluaran beberapa golongan masyarakat berpendapatan rendah sebagai imbas kenaikan BBM yakni buruh desa (13,43 persen), buruh kota (13,19 persen), golongan rendah desa (19,14 persen) dan golongan rendah kota (21 persen)," ucapnya saat pemaparan capaian dan evaluasi program pembangunan Pemprov Bali semester I/2013 itu.

Suarjana menambahkan, dampak kenaikan BBM juga berimbas pada peningkatan jumlah pengangguran di Bali yang diprediksi bisa naik dengan kisaran 0,3-0,9 persen.

Sementara itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk mencari cara supaya angka kemiskinan di Pulau Dewata tidak sampai bertambah.

"Apa yang harus dilakukan supaya tetap bertahan di angka 3,95 persen itu atau bahkan turun? Apa di dipercepat program-program unggulan seperti Gerbangsadu, Bedah Rumah, Simantri, bantuan sosial dan sebagainya," katanya.

Pastika sangat menginginkan tercapainya cita-cita angka kemiskinan Bali dapat lebih baik dibandingkan DKI Jakarta yang saat ini menduduki posisi terbaik di Tanah Air.

"Dengan berbagai program kita, kalau benar-benar berjalan dengan baik, saya sangat yakin tahun depan angka kemiskinan bisa menjadi 3,5 persen," ucapnya.

Cita-cita menurunkan angka kemiskinan, ujar dia, harus sungguh-sungguh dilaksanakan supaya tidak tinggal menjadi cita-cita. Sementara kenaikan BBM memang tidak bisa dicegah karena sudah naik dan menjadi kebijakan pemerintah pusat.

fokusjambi dot com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook