penanggulangan kemiskinan, melawan pemiskinan, kemiskinan, angka kemiskinan, data kemiskinan, pengentasan kemiskinan, tkpk, IKRAR, pnpm mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

MENKO KESRA : ANGKA KEMISKINAN SULIT DITEKAN

Penanggulangan Kemiskinan
kemiskinan-pemiskinan-menkokesra-2

SAPA - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) HR Agung Laksono mengakui bahwa target untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi di bawah 10 persen tampaknya sulit untuk tercapai.

Menurutnya, saat ini angka kemiskinan Indonesia masih 11,7 persen. Padahal, Pemerintah Indonesia menargetkan angka kemiskinan pada akhir tahun 2014 dapat berkurang menjadi 8-10 persen.

"Meski mendekati 10 persen, masih susah untuk menembus di bawah 10 persen," ujar Agung dalam jumpa pers tentang capaian bidang kesra 2013 di kantornya, Jumat (10/1).

Menko Kesra juga mengakui bahwa setahun terakhir ini angka kemiskinan di Indonesia bertambah 480.000 orang. Ini sesuai dengan hasil penelitian Badan Pusat Statistik (BPS) yang melansir jumlah penduduk miskin yang tercatat hingga September 2013 sebanyak 28,55 juta orang atau mengalami peningkatan 480.000 orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2013 yang mencapai 28,07 juta orang.

Kepala BPS Suryamin dalam rilis indeks harga konsumen di Jakarta, Kamis (2/1), menyebutkan, kenaikan jumlah penduduk miskin itu akibat inflasi tinggi hingga 5,02 persen sebagai buntut kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Juni 2013.

Demikian pula dengan harga beras secara nasional yang mengalami kenaikan, turut menyumbang kenaikan jumlah orang miskin. Pada Maret 2013 tercatat jumlah penduduk miskin sebesar 28,07 juta orang atau 11,37 persen dari populasi. "Jadi, ada kenaikan 480.000 orang miskin," ujarnya.

Menurut Menko Kesra, pengurangan angka kemiskinan agak sulit tercapai. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat tinggi, namun juga dibarengi dengan peningkatan kesenjangan akibat bencana alam, kenaikan harga BBM, serta krisis permasalahan global. Ia juga tidak membantah telah terjadi perlambatan penurunan kemiskinan 0,2-0,5 persen per tahun.

Untuk itu, pemerintah tahun 2014 ini akan memaksimalkan program-program untuk memberantas kemiskinan. "Ini merupakan pekerjaan rumah besar bagi kita pada 2014," katanya.

Dalam rangka menurunkan angka kemiskinan, pemerintah telah mengupayakan berbagai macam kegiatan. Salah satunya adalah pemerintah telah mewajibkan wajib belajar 12 tahun. Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana bantuan siswa miskin (BSM) meski tahun ini anggaran untuk BSM ada sedikit penurunan.

Menko Kesra menambahkan, penurunan angka kemiskinan juga bisa dicapai dari program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang mulai beroperasi pada 1 Januari 2014. Selain untuk memenuhi hak kesehatan masyarakat, BPJS Kesehatan juga akan membuat pengeluaran rumah tangga miskin berkurang.

Agung mengklaim program itu sudah berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Pemerintah, menurut Menko Kesra, juga terus berupaya menemukan rumusan dan strategi dalam menurunkan angka kemiskinan.

Dalam kesempatan itu, Agung menegaskan kembali bahwa pengurus Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dilarang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif (caleg) maupun juru kampanye parpol tertentu. Mereka yang ingin terjun dalam politik praktis dipersilakan untuk mengundurkan diri dari kepengurusan PNPM.

Deputi Menko Kesra Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Sujana Royat mengatakan, menjelang tahun politik 2014, ada sekitar 1.500 pengurus PNPM yang mendaftarkan diri menjadi caleg maupun juru kampanye parpol.

Tetapi, setelah diterbitkannya surat edaran larangan berpolitik praktis bagi pengurus PNPM, 1.300 orang di antaranya mengundurkan diri. "Tinggal 200 orang saja yang tetap jadi caleg. Dan, mereka sudah komitmen mengundurkan diri dari kepengurusan PNPM," katanya.

suarakarya-online dot com
                                                           Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

JOKOWI: 241 DESA BELUM MENERIMA DANA DESA

JOKOWI: 241 DESA BELUM MENERIMA DANA DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo mengaku mendapat laporan...
FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA BERGESER MULAI TAHUN DEPAN

FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA BERGESER MULAI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - PENGGUNAAN dana desa untuk kebutuhan membangun...
MENTERI DESA WAJIBKAN KADES PASANG BALIHO DANA DESA

MENTERI DESA WAJIBKAN KADES PASANG BALIHO DANA DESA

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PEMPROV NTB MENYIAPKAN PERGUB PERCEPATAN PENURUNAN KEMISKINAN

PEMPROV NTB MENYIAPKAN PERGUB PERCEPATAN PENURUNAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat mempersiapkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook