Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

MAYORITAS PENDUDUK MISKIN DI DESA

SAPA - Komunitas penduduk miskin di provinsi Sulawesi Tengah terdeteksi banyak terdapat di wilayah desa. Hal itu berdasar catatan Badan Pusat Statistik (BPS) hingga September 2012.

Kepala Bidang Sosial BPS Sulawesi Tengah, Sarmiati, menyebutkan, jumlah penduduk miskin di wilayah pedesaan hingga September 2012 mencapai 349,40 ribu jiwa atau 16,85 persen dari jumlah penduduk Sulawesi Tengah yang mencapai 2,8 juta jiwa.

Jumlah desa di Sulawesi Tengah saat ini mencapai 740 desa yang tersebar di sepuluh Kabupaten dan satu Kota.

Sedangkan warga miskin di wilayah perkotaan mencapai 60,20 ribu jiwa atau sekitar 9,02 persen.

Secara keseluruhan jumlah penduduk miskin di Sulawesi Tengah mencapai 409,60 ribu atau sekitar 14,94 persen.

Sarmiati mengatakan, perkembangan selama lima tahun terakhir jumlah dan persentase penduduk miskin di Sulawesi Tengah mengalami penurunan secara signifikan.

Pada 2008, terdapat penduduk miskin sebanyak 524,70 ribu jiwa (20,75 persen). Pada 2009 sebanyak 489,84 ribu jiwa (18,98 persen), dan selanjutnya pada 2010 terdapat orang miskin sebanyak 474,99 ribu jiwa (18,07 persen).

Sementara pada 2011 terdapat sebanyak 432,07 ribu jiwa (16,04 persen), dan pada 2012 terdapat warga miskin sebanyak 418,64 jiwa (14,94 persen).

Dia mengatakan, besar kecilnya jumlah penduduk miskin sangat dipengaruhi oleh garis kemiskinan. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Pada periode Maret hingga September 2012, akselerasi garis kemiskinan naik sebesar 7,62 persen, yaitu dari Rp246.392 menjadi Rp266.718.

Dengan memperhatikan komponen garis kemiskinan (GK), yang terdiri dari garis kemiskinan makanan (GKM) dan garis kemiskinan non makanan (GKNM), terlihat bahwa peranan komoditi makanan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).

"Beras dan bahan makanan lainnya masih menjadi pemicu utama kemiskinan," katanya.

Pada Maret 2012, sumbangan GKM terhadap GK sebesar 77,17 persen, atau naik menjadi 77,18 persen pada September 2012.

Dia berharap, dengan banyak program pengentasan kemiskinan dari pemerintah, seperti raskin, BOS, Jamkesmas, dan Jamkesda bisa menurunkan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah setiap tahunnya.

Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menargetkan pengurangan jumlah penduduk miskin setiap tahunnya mencapai dua persen. Dia optimistis bisa mencapai target tersebut seiring membaiknya perekonomian di Sulawesi Tengah.


Sumber : Rakyat Merdeka

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook