Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

GUBERNUR MALUKU OPTIMIS ANGKA KEMISKINAN TURUN

kemiskinan-pemiskinan-gubernurmaluku

SAPA - Angka ke­miskinan di Maluku mengalami penurunan yang cukup signifi­kan dari tahun ke tahun berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Betapa tidak dari jumlah penduduk miskin, yang berada di bawah garis kemiskinan di Ma­luku pada bulan September 2012 sebanyak 338.890 orang atau 20.76.

Sedangkan jika dibandingkan pada September 2011 berjumlah 356.410 orang, berarti telah terjadi penurunan jumlah penduduk miskin di Maluku tahun 2012 sebanyak 17.520.

Atas dasar itu Gubernur Maluku KA Ralahalu optimis angka kemiskinan di provinsi yang berjulukan seribu pulau ini, bisa mencapai 20 persen untuk tahun 2013. "Berdasarkan hasil tersebut menunjukan jumlah penduduk miskin di pedesaan masih cukup tinggi dibandingkan dengan daerah perkotaan sehingga saya optimis dengan kerja keras seluruh pemerintah daerah dan bantuan pemerintah pusat, maka tahun 2013 angka kemiskinan mencapai 20 persen," tandas Gubernur dalam sambutannya pada acara pencanangan pembayaran, pertama bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), pengembangan kecamatan tahun 2012, Gedung Putih Piru, Kabupaten SBB, Jumat, lalu.

Dikemukakan, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menurunkan angka kemiskinan dalam masyarakat. Dalam beberapa tahun belakangan ini, pemerintah secara ekstrim telah melaksanakan program pengentasan kemiskinan, dengan target menurunkan angka kemiskinan dalam masyarakat.

"Maka dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial, sejak tahun 2007 pemerintah telah melaksanakan Program Bantuan Tunai Masyarakart (BTB), yang saat ini dikenal dengan nama PKH, termasuk dalam strategis klaster pertama selain program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Beras untuk keluarga Miskin (Raskin), Jaminan Kesehartan Masyarakat (Jamkesmas) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS)," jelasnya.

Menurut Ralahalu, keterlibatan dari pelaku usaha dan masyarakat sangatlah dibutuhkan dalam menanggulangi kemiskinan di Maluku.

Keterlibatan pihak-pihak tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan daerah tertinggal sehingga tercipta keadaan masyarakat yang adil dan sejahtera.

 

moluken.com

Terpopuler

Terbaru

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

MENDES SARANKAN LAPORAN KEMENDES DIAUDIT ULANG

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

PROGRAM PETA DESA TERANCAM MANDEK

SAPA INDONESIA - PROGRAM peta dasar untuk tingkat perdesaan...
PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

SAPA INDONESIA - MESKIPUN telah meratifikasi Konvensi PBB mengenai...
KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEBANYAK tujuh BUMDes mengikuti pelatihan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook