Penanggulangan Kemiskinan - Melawanan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BAPPENAS DIMINTA SUPERVISI TERKAIT ANGKA KEMISKINAN TINGGI DI POLMAN

kemiskinan-pemiskinan-polewalimandar

SAPA - Angka Kemiskinan sebagai hasil dari program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Polman bersama pemerintah pusat belum mengalami penurunan yang signifikan.

Hal ini kemukakan Ketua Tim Program Penanggulangan Kemiskinan, Direktorat Penanggulangan Kemiskinan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Maliki Ahmad di Aula Bappeda Polman, kemarin. Pada kesempatan itu, Maliki Ahmad menyampaikan hasil kunjungan dan pemantauan terkait penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman.

"Penurunan angka kemiskinan dari tahun ke tahun terbilang melambat atau berkisar antara 1 juta dari jumlah penduduk miskin Indonesia sekitar 96 juta,"kata Maliki. Karena itu, kata Maliki, dalam menyikapi lambatnya penurunan kemiskinan, Bappenas menurunkan tim di lapangan untuk melakukan pemantauan program yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman. Tujuannya, untuk memperoleh masukan guna penyempurnaan efektifitas dan akselerasi penanggulangan kemiskinan.

Selain itu juga melakukan penggalian data dan informasi pada daerah kecamatan termiskin, dan mencari terobosan dalam upaya percepatan pengurangan kemiskinan. Selain itu, dalam pemantauan, tim juga memberikan pengenalan tentang masterplan percepatan dan perluasan pengurangan kemiskinan di Indonesia (MP3KI), yang akan dilaunching tahun ini."Untuk Polman, daerah yang kita jadikan ampel adalah Kecamatan Campalagian, sebagai kecamatan yang paling tinggi angka penduduk miskinnya," ujar Maliki.

Maliki menyebutkan, dalam penanggulangan kemiskinan, ada beberapa tantangan utama yang dihadapi. Di antaranya, pertumbuhan penduduk yang masih cukup besar, serta petani dan nelayan dihadapkan pada lahan usaha yang terbatas. Selain itu, kapasitas dan peluang usaha masyarakat miskin masih rendah, dan peningkatan penyerapan tenaga kerja pada sektor formal menghadapi tantangan isu ketenagakerjaan.

Bahkan, ada beberapa permasalahan lain seperti program kemiskinan tidak sinambung dan tidak tuntas, serta kriteria dan kemiskinan belum akurat. Selain itu program pemberdayaan belum memadai dan infrastruktur belum bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wakil Bupati (Wabup) Polman Najamuddin Ibrahim mengatakan, tim dari Bappenas tersebut tentu saja banyak menjumpai permasalahan setelah berkunjung ke Campalagian.

Namun, dalam rangka penanggulangan kemiskinan tersebut, Pemkab telah melakukan sejumlah upaya program yang dapat menunjang. Hanya saja,pencapaiannya belum maksimal. "Ini karena masih adanya keterbatasan baik pada pemerintah maupun dari masyarakat sendiri,"ujar Nadjamuddin. Oleh karena itu,ia berharap tim Bappenas dapat melakukan supervisi program yang bisa ditempuh ke depan,untuk penanggulangan kemiskinan. "Apalagi,angka kemiskinan di Polman masih relatif tinggi," kata Wabub.

 

seputar-indonesia dot com

Terpopuler

Terbaru

MENSOS: 70 TAHUN KE ATAS DAN KURANG MAMPU BERHAK DAPAT PKH LANSIA

MENSOS: 70 TAHUN KE ATAS DAN KURANG MAMPU BERHAK DAPAT PKH LANSIA

SAPA INDONESIA - MENTERI Sosial Khofifah Indar Parawansa menuturkan...
KADES DIMINTA LAKSANAKAN KEGIATAN SESUAI KETENTUAN

KADES DIMINTA LAKSANAKAN KEGIATAN SESUAI KETENTUAN

SAPA INDONESIA - KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes...
LAPOR BUPATI, JALUR CEPAT SELESAIKAN MASALAH

LAPOR BUPATI, JALUR CEPAT SELESAIKAN MASALAH

SAPA INDONESIA - WARGA Jepara semakin dimudahkan dalam melaporkan...
BUPATI KUDUS DIKUKUHKAN SEBAGAI BAPAK PKL

BUPATI KUDUS DIKUKUHKAN SEBAGAI BAPAK PKL

SAPA INDONESIA - PUNCAK acara Gebyar PKL Kabupaten Kudus ke-5...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook