Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BAPPENAS SOSIALISASI PROGRAM PENANGANAN KEMISKINAN DI BALIKPAPAN

kemiskinan-pemiskinan-mp3ki

SAPA - Pada hari Senin lalu (25/2) Bappenas melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Penanganan Kemiskinan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Miskin Bappenas Woro Srihastuty Sulistyaningrum bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi P3BM (Perencanaan Penganggaran dan Pemantauan yang Berpihak pada Masyarakat Miskin) yang diselenggarakan di Aula Kantor Wali Kota Balikpapan.

Pada acara yang diikuti oleh seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Balikapan, Woro mengawali pembahasannya dengan pemaparan mengenai Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) yang merupakan desain program yang dapat menyeimbangkan dan mensukseskan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Menurut Woro terdapat hubungan parelel antara MP3EI dan MP3KI, artinya keberhasilan perluasan pengurangan kemiskinan di Indonesia menunjukkan keberhasilan percepatan pembanguan ekonomi di Indonesia.

Berikutnya secara detil Woro memaparkan tentang P3BM yang merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah (dalam hal ini Bappenas) untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan, pengalokasian anggaran serta pemantauan yang lebih fokus pada penyelesaian masalah kemiskinan multidimensi dengan menggunakan indikator MDGs (Millenium Develepment Goals).

Permasalahan dan tantangan pencapaian MDGs, kondisi implementasi dan usaha pencapaian MDGs di Indonesia serta bagaimana usaha mempercepat pencapaian MDGs di daerah juga menjadi pokok bahasan dalam sosialisasi yang disampaikan Woro.

Untuk mengukur P3BM, Woro memaparkan beberapa instrument yang dapat digunakan, antara lain database, penyusunan kartu penilaian MDGs (scoredcard) untuk melihat startus pencapaian MDGs di daerah, pemetaan kemiskinan (poverty mapping) untuk menganailisa ketepatan lokasi perencanaan dan penggaran, analisis APBD yang mencakup analisa anggaran daerah apakah sudah berpihak pada masyarakat miskin, konsistensi dan relevansi perencanaan dengan RPJMD serta penentuan prioritas program kegiatan. "Dengan P3BM ini pemerintah daerah akan lebih mudah dalam menganalisa capaian MDGs di daerah serta memudahkan dalam peningkatan kapasitas untuk monitoring langkah dan hasil kegiatan percepatan perluasan pengurangan kemiskinan di wilayahnya," pungkas Woro.

 

balikpapan dot go dot id

Terpopuler

Terbaru

KESENJANGAN EKONOMI JOGJA BISA BERBUNTUT KONFLIK SOSIAL

KESENJANGAN EKONOMI JOGJA BISA BERBUNTUT KONFLIK SOSIAL

SAPA INDONESIA - KETIMPANGAN ekonomi atau gini ratio DIY yang...
VALIDASI DATA KEMISKINAN HARUS DIDUKUNG SDM DAN ANGGARAN

VALIDASI DATA KEMISKINAN HARUS DIDUKUNG SDM DAN ANGGARAN

SAPA INDONESIA - MENCERMATI fenomena angka kemiskinan yang...
BELANJA ROKOK MASYARAKAT KULONPROGO TEMBUS RP96 MILIAR PER TAHUN

BELANJA ROKOK MASYARAKAT KULONPROGO TEMBUS RP96 MILIAR PER TAHUN

SAPA INDONESIA - NOMINAL belanja rokok di Kabupaten Kulonprogo,...
SETIAP DESA BERPOTENSI BENTUK BUMDES

SETIAP DESA BERPOTENSI BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - SETIAP desa memiliki potensi untuk membentuk...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook