Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

FOKUS KEPADA KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN

kemiskinan-pemiskinan-kupang

SAPA - Program tahun 2014, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan fokus pada kegiatan penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran. Selain itu, sumber daya manusia yang titik beratnya pada pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.

"Sehingga nantinya dana-dana yang kita alokasikan untuk belanja langsung lebih fokus pada tiga agenda penting atau grand stategi yang kita buat tahun 2014. Jadi kita bukan sekadar seperti semua visi atau semua misi harus kita masukan, tapi harus ada yang diutamakan atau harus ada yang diprioritaskan.

Sehingga, nanti anggaran-anggaran yang berkaitan dengan belanja langsung lebih banyak fokus pada ketiga hal itu," ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kupang, Elvianus Wairata kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (22/3).

Dikatakan, seluruh usulan masyarakat lewat musrenbang merupakan suatu jawaban atas sinkronisasi dan harmonisasi. Sehingga tidak seenaknya SKPD dengan berbagai Renja-nya tidak menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kita harapkan satu ketika semua usalan masyarakat, seprti tahun 2012 hanya 60 persen, sekarang kita usahakan lebih dari 80 persen usulan masyarakat harus diakomodir. Pertanyaannya kenapa wali kota sendiri sudah berkantor di kelurahan dan sudah turun melihat berbagai permasalahan di kelurahan.

Semua yang merupakan hasil kunjungan kerja wali kota maupun ruang ekspresi publik yang dibuat, kita harus menjawab di dalam kegiatan forum SKPD. Sehingga tidak ada lagi teman-teman SKPD membuat kegiatan tempatnya di kecamatan A, tidak ada lagi. Harusnya di kelurahan mana, RT mana. Harus sampai pada tingkat RT," tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk belanja langsung dan tidak langsung kebijakan pemerintah sekarang lebih mengutamakan pada belanja langsung. "Kita lihat bahwa pada kepemimpinan pak wali kota dan wakil wali kota sekarang, ketika masuk tiga bulan saja sudah mencoba mengubah belanja langsung 30,09 persen. Itu kan sudah luar biasa. Tahun 2013 kita naik menjadi 31,09 persen, itu tidak gampang," ujarnya.

Dijelaskan, berbicara mengenai infrastruktur harus melihat sumber keuangan. Di mana, DAU prioritas utama adalah gaji. Sisanya baru untuk pembangunan.

Untuk PAD kata elvianus, tahun 2014 ditargetkan diatas Rp 80 miliar. Dari PAD dipakai untuk pembiayaan gaji kepala daerah dan DPRD, raskin, pemberdayaan masyarakat serta Jamkesda. "Sehingga kita bicara infrastruktur di PAD sudah sangat kecil.

Sehingga kita lebih mendorong infrastruktur kepada DAK. Jalan keluar kita ke depan pesan pak wali kota ke kami, PAD harus kita tingkatkan. Ketika PAD kita tingkatkan berarti kita bisa membangun kota ini lebih baik," ujarnya.

Elvianus menjelaskan, forum SKPD merupakan forum di mana seluruh pimpinan SKPD dengan menyiapkan Renstra dan Renja SKPD kemudian dipadukan dengan hasil musrenbang tingkat kecamatan yang sudah dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Di mana, para camat, LPM, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang diutus untuk mengharmonisasi dan sinkronisasi.

"Prinsipnya sinkronisasi dan harmonisasi berbagai kebijakan program yang diusulkan baik di tingkat masyarakat maupun yang ada pada Renja SKPD. Yang tentu, muaranya sesuai visi misi kepala daerah lewat LPJM," jelasnya.

 

timorexpress dot com

Terpopuler

Terbaru

PEMERINTAH SINKRONKAN DATA TERKAIT PENYALURAN KIP

PEMERINTAH SINKRONKAN DATA TERKAIT PENYALURAN KIP

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH memperbaiki penyaluran Kartu Indonesia...
WASPADA KELOLA KEUANGAN DANA DESA

WASPADA KELOLA KEUANGAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMBINAAN kepada kepala desa dan perangkat...
MENDES JANJI BUMDES AKAN TETAP LIBATKAN KOPERASI

MENDES JANJI BUMDES AKAN TETAP LIBATKAN KOPERASI

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
KEMISKINAN DI MALANG DIPICU PENDIDIKAN RENDAH

KEMISKINAN DI MALANG DIPICU PENDIDIKAN RENDAH

SAPA INDONESIA - BUPATI Malang Dr Rendra Kresna mengakui kemiskinan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook