Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BANTUAN UNTUK WARGA MISKIN RP41 MILIAR

kemiskinan-pemiskinan-pkh

SAPA - Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mendapat kucuran anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) RI senilai Rp41 miliar lebih untuk bantuan warga miskin melalui Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2013.

Bantuan PKH ini terbagi untuk 15 kabupaten dan 128 kecamatan dengan jumlah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) sebanyak 58.218 kepala keluarga (KK).

Menteri Sosial (Mensos) RI, Salim Segaf Al Jufri, saat berkunjung ke Makassar, Senin, 25 Maret, menjelaskan, alokasi anggaran bantuan PKH ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun lalu.

"Peningkatannya (bantuan PKH) cukup bagus sekali, termasuk bantuan untuk program-program sosial lainnya. Kami garisbawahi adalah bagaimana penyelesaian konflik sosial," tegas Salim Segaf Al Jufri saat menghadiri seminar nasional bertema Optimalisasi Penanggulangan Bencana Alam dan Sosial serta Implementasinya di Kampus UNM, Gunung Sari, Makassar, Senin, 25 Maret.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Sulsel, Suwandy Mahendra, menjelaskan, Sulsel mengusulkan sekitar 40 ribu KK di 20 kabupaten/kota untuk masuk sebagai penerima bantuan PKH.

Sepanjang tahun 2012 lalu, program tersebut baru mengakomodir sekitar 22 ribu KK di empat kabupaten/kota.

"Anggaran yang diberikan itu tetap akan diawasi dengan ketat dan dievaluasi pertriwulan oleh pemerintah pusat. Jika pemanfaatannya tidak sesuai, maka alokasi tahun berikutnya akan dikurangi," ungkapnya.

Selain soal bantuan PKH, Salim Segaf Al Jufri berharap, agar dunia kampus di Indonesia turut berperan dalam upaya melakukan pencegahan konflik kemasyarakatan.

Bentuk perannya, kata dia, kampus sebagai Tri Dharma Perguruan Tinggi bisa melakukan riset terkait konflik di tengah masyarakat.

"Kami ingin riset-riset itu menjadi sebuah sistem peringatan dini. Artinya sebelum terjadi konflik, harus ada upaya untuk mencegahnya, dan ini tentu saja butuh riset, kami harapkan peran dari pihak kampus," jelasnya.

cakrawalaberita dot com

Terpopuler

Terbaru

PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

PEREMPUAN ADAT TERABAIKAN

SAPA INDONESIA - MESKIPUN telah meratifikasi Konvensi PBB mengenai...
KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

KAPASITAS PENGELOLA BUMDES HARUS TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEBANYAK tujuh BUMDes mengikuti pelatihan...
SEJAHTERAKAN MASYARAKAT, KADES BENTUK BUMDES

SEJAHTERAKAN MASYARAKAT, KADES BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - BUPATI Purworejo H Agus Bastian SE MM menginstruksikan...
BANJARNEGARA: 7.000 RUMAH TAK LAYAK HUNI AKAN DIPUGAR

BANJARNEGARA: 7.000 RUMAH TAK LAYAK HUNI AKAN DIPUGAR

SAPA INDONESIA - PEMKAB Banjarnegara pada tahun ini menargetkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook