Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEJABAT KEUANGAN GLOBAL DUKUNG TARGET BANK DUNIA MENGAKHIRI KEMISKINAN

kemiskinan-pemiskinan-wb-imf

SAPA - Pejabat keuangan global yang berkumpul di Washington telah bersepakat untuk mendukung upaya Bank Dunia dalam usaha mengakhiri kemiskinan ekstrem secara global pada 2030. Mereka menekankan agar fokus dari upaya tersebut hendaknya ditujukan untuk memastikan bahwa kelompok termiskin mendapat manfaat dari pertumbuhan yang tinggi dan kenaikan kesejahteraan di negara-negara berkembang.

"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita berkomitmen untuk menetapkan target demi mengakhiri kemiskinan," kata Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, setelah pertemuan Komite Pembangunan Bank Dunia, Sabtu (20/4). "Kita tak lagi memimpikan dunia yang bebas kemiskinan; kita telah menetapkan tanggal kadaluarsa bagi kemiskinan ekstrim," imbuhnya.

Target penghapusan kemiskinan itu ditujukan untuk mengurangi kemiskinan ekstrim yang mencapai 3 persen secara global, dan 40 persen lapisan terbawah masyarakat di negara-negara berkembang. Disebutkan bahwa pertumbuhan di negara-negara dengan perekonomian yang berkembang mencapai 6 persen per tahun. Kondisi tersebut mengentaskan jutaan orang dari garis kemiskinan dan menciptakan kelas menengah global yang baru, namun sekaligus memperlebar ketidakmerataan.

"Kita menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan pengurangan ketidakmerataan. Investasi yang menciptakan peluang untuk semua masyarakat dan mempromosikan kesetaraan gender merupakan akhir yang penting bagi mereka, demikian pula integrasi untuk menciptakan kemakmuran," papar Komite Pembangunan Bank Dunia.

Data terbaru yang dirilis Bank Dunia pekan ini menunjukkan bahwa kemiskinan ekstrim secara global telah menurun menjadi 21 persen pada 2010, dari 43 persen pada 1990. Sebagian besar orang termiskin di dunia saat ini sangat terkonsentrasi di sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan, sedangkan China dinilai telah berhasil memangkas kemiskinan.

Kim mengatakan, dalam pertemuan tersebut para pejabat keuangan global juga mendiskusikan perubahan iklim dan kebutuhan untuk lebih banyak berinvestasi di sektor kesehatan dan pendidikan. "Seperti saya kemukakan dalam beberapa pertemuan, kita perlu menyusun rencana yang setara dengan tantangan pemanasan global yang menghancurkan," ujar Kim.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan, bahwa tak akan ada kesempatan lebih bagus untuk mencegah kemiskinan ekstrim ketika pertumbuhan negara-negara berkembang menguat. "Timing adalah segalanya," kata Lagarde. Ia menambahkan, pemulihan ekonomi global berlangsung dalam tiga tahap kecepatan, dengan pertumbuhan terkuat di negara-negara berkembang dan emerging economies.

Lagarde menjanjikan, IMF akan mempercepat pemberian saran kebijakan kepada negara-negara berkembang dalam mengelola sumber daya alam, penciptaan kerja,pembagunan sektor keuangan dan subsidi.

Untuk meningkatkan kemampan Bank Dunia dalam membantu mendanai pembangunan di negara-negara miskin, Bank Dunia meminta "partisipasi yang kuat" dari seluruh negara. Kim mengatakan, perlu ada penekanan lebih besar dalam membantu negara-negara yang rapuh dan dilanda konflik.

 

ipotnews dot com

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook