Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANGKA KEMISKINAN DI WILAYAH PEDESAAN TURUN

kemiskinan-pemiskinan-miskinkalteng

SAPA - Berbagai program penanggulangan kemiskinan telah terlihat membuahkan hasil. Data BPS, selama satu tahun dari September 2011 hingga September 2012, jumlah penduduk miskin di wilayah pedesaan di Kalteng berkurang 12.140 orang.

Pada September 2011 jumlah penduk miskin 121.733 orang, sedangkan pada September 2012 jumlah penduduk miskin 109.593. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kalteng Hary Rampay saat membuka acara Sosialisasi program/Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Pedesaan Kalteng Tahun 2013 di Swiss-belhotel Danum, Rabu(24/4).

Penurunan ini, kata Hardy tak lepas dari program-program untuk masyarakat pedesaan seperti Program Membangun dan Menjaga Desa atau dikenal dengan Program Mamangun Tuntang Mahaga Lewu (PM2L) berjalan sesuai harapan. Dalam progam yang diresmikan oleh Presiden SBY tersebut setiap kabupaten di Kalteng menyertakan 3 desa mereka yang termasuk desa tertinggal untuk dibenahi secara bersama-sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah di 14 kabupaten se- Kalteng.

"Hasilnya kita lihat sekarang ini, dari 1300 desa tertinggal di Kalteng, dalam kurun 5 tahun ini jumlahnya berkurang hingga sisa 300 desa tertinggal yang masih harus kita benahi secara bersama,"ujar Hardy dalam rilisnya.

Ditambahkan Hardy, Dinas Sosial juga memberikan kontribusi untuk ini yakni dengan menggelontorkan sejumlah bantuan seperti bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) untuk kelompok masyarakat,ujarnya.

Acara Sosialisasi program/Kegiatan Penanggulangan kemiskinan Pedesaan Kalteng Tahun 2013 tersebut dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri dari 4 orang kepala dinas dari kabupaten Kotim, Barsel, bartim, dan Sukamara. Kemudian 4 orang utusan dari Bappeda kabupaten Kotim, Barsel, bartim dan Sukamara. 4 orang camat dari Karau Kuala, pematang Kecubung, Mentaya Hulu dan Karusen janang. Selain itu juga hadir sebanayk 4 oerang utusan dari BRI unit karau Kuala, Tamiang Layang, dan balai Riam.serta 26 kepala desa dan 3 petugas Verifikasi Dinas Sosial provinsi kalteng. Pada cara yang berlangsung selama 4 hari (23-26 April) tersebut juga mendatangkan narasumber DR. Harapan Lumban Gaol, Kasubdit Advokasi dan Aksebilitas Sosial, Ditjen Dayasos, Kementrian Sosial RI.

 

kpfm dot info

Terpopuler

Terbaru

BEDAH KEMISKINAN DAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN ALSINTAN

BEDAH KEMISKINAN DAN OPTIMALISASI PEMANFAATAN ALSINTAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH melalui Kementerian Pertanian membuat...
MELEPAS BELENGGU KAPITALISME DANA DESA

MELEPAS BELENGGU KAPITALISME DANA DESA

SAPA INDONESIA - DANA desa sebagai salah satu kebijakan belanja...
PRESIDEN HARAP PENINGKATAN DANA DESA DAPAT TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA

PRESIDEN HARAP PENINGKATAN DANA DESA DAPAT TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi...
PROGRAM PADAT KARYA TUNAI DIPERKIRAKAN SERAP 5 JUTA TENAGA KERJA

PROGRAM PADAT KARYA TUNAI DIPERKIRAKAN SERAP 5 JUTA TENAGA KERJA

SAPA INDONESIA - PENGGUNAAN dana desa 2018 wajib dilaksanakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook