Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEMKAB PEKALONGAN LIBATKAN SELURUH STAKEHOLDER UNTUK MENANGGULANGI KEMISKINAN

kemiskinan-pemiskinan-pekalongan

SAPA - Kemiskinan merupakan masalah pelik yang semakin lama akan semakin kompleks apabila tidak segera ditangani secara serius. Untuk itu, tentunya perlu dilakukan upaya penanggulangan secara terencana dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Demikian sambutan Bupati Pekalongan yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Ir. H. Susiyanto, MM dalam acara Koordinasi dan Fasilitasi Pelaksanaan Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan di aula lantai 1 Setda Kajen (8/5).

Berdasarkan data 5 tahun terakhir menunjukkan perkembangan penduduk miskin di Kabupaten Pekalongan terus mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada tahun 2008 jumlah penduduk miskin sebesar 164.300, tahun 2009 sebesar 151.630, tahun 2010 sebesar 136.619 dan tahun 2011 sebesar 125.941 jiwa atau 16,06%. "Terakhir pada tahun 2012 telah turun menjadi 14,39%", jelas Sekda.

Ditambahkan Susiyanto, Pemkab telah memetakan prioritas penanggulangan kemiskinan dimana terdapat 2 kecamatan dengan prioritas 1 (tinggi) yaitu Kandangserang dan Paninggaran. 14 kecamatan dengan prioritas sedang dan 3 kecamatan dengan prioritas rendah yaitu Talun, Wiradesa dan Wonokerto. "Pemkab juga berupaya untuk selalu memverifikasi penduduk miskin di wilayah sehingga diketahui data penduduk miskin by name dan by address. Upaya lain dengan menerapkan pendekatan 3 klaster yaitu klaster 1 berupa bantuan sosial terpadu berbasis keluarga, klaster 2 berupa penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat serta klaster 3 berupa penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro".

Sementara Kepala Biro Bina Sosial Setda Propinsi Jateng yang diwakili oleh Kabag. PMPK dan KB Binsos Propinsi Jateng Dra. Nur Chayati, Msi dalam sambutannya menyampaikan angka kemiskinan di Jateng masih cukup tinggi yaitu 14,98%, masih diatas rata-rata angka kemiskinan nasional yang 11%. Oleh karena itu perlu adanya koordinasi dan sinergitas dari semua daerah se-Jateng dalam mewujudkan program penanggulangan kemiskinan yang lebih terarah dan tepat sasaran.

Data kemiskinan per September 2012, terdapat sekitar 4.244.206 Rumah Tangga (RT) atau 14,98% se-Jateng. Dari jumlah tersebut terbagi RT Sangat Miskin 521.186, RT Miskin 674.182, RT Hampir Miskin 1.155.102 serta RT Rentan Miskin Lainnya 1.893.736. "Beberapa permasalahan terkait penanggulangan kemiskinan antara lain belum optimalnya, akses layanan dasar untuk masyarakat miskin, kurang tepatnya sasaran penerima program perlindungan sosial, masih banyaknya penduduk miskin pedesaan yang rendah produktivitas, tingginya alih fungsi lahan pertanian tanpa persiapan SDM serta terjadinya bencana alam" jelas Nur Chayati.

 

wartapantura dot com

Terpopuler

Terbaru

KEPALA DESA KHAWATIR RASTRA DIPOLITISASI

KEPALA DESA KHAWATIR RASTRA DIPOLITISASI

SAPA INDONESIA - KEPALA desa di Kabupaten Sampang, Jawa Timur,...
15 KABUPATEN DI JATENG MASUK ZONA MERAH KEMISKINAN

15 KABUPATEN DI JATENG MASUK ZONA MERAH KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - SEBANYAK 15 kabupaten di Jawa Tengah masuk...
FAO MINTA PEMERINTAH RI GENJOT PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

FAO MINTA PEMERINTAH RI GENJOT PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

SAPA INDONESIA - FOOD Agriculture Organization (FAO) of United...
MENGGENJOT PEMBANGUNAN DESA

MENGGENJOT PEMBANGUNAN DESA

SAPA INDONESIA - MEMBANGUN dari desa merupakan salah satu prioritas...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook