Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

MENEKAN KEMISKINAN DENGAN KB

kemiskinan-pemiskinan-kb

SAPA - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Keluarga Berencana (KB) dan Pengendalian Kependudukan kota Depok di Balai Kota untuk mengendalikan laju penduduk dan mengentaskan kemiskinan.

Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan Perwakilan BKKBN Prov Jabar Yudi Suryadi mengatakan, pertambahan penduduk di Jawa Barat pada 30 tahun ke depan akan terus meningkat secara drastis. Pertumbuhan penduduk tersebut akan sangat berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"Untuk itu, kita harus benar-benar efektifkan program KB ini dan siapkan sarana serta prasarana agar IPM di Jawa Barat dapat terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk," paparnya dalam sambutannya di Balai Kota Depok, Rabu (26/06/2013).

"Moto dua anak lebih baik, kini telah berubah menjadi dua anak cukup. Semoga dengan motto tersebut, kita dapat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas IPM,"

Oleh karena itu, dia mengajak untuk meningkatkan aspek kuantitas dan kualitas pembangunan di Jawa Barat. "Di Depok sejauh ini sudah mencapai target sasaran," tegasnya.

Senada, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meminta kepada puskesmas, pos KB, bidan, relawan, dokter, dan semua pemerhati kesehatan, untuk mulai memiliki pemahaman tentang KB.

Kata dia, bukan hanya sekedar memasang atau menyediakan alat kontrasepsi untuk semua akseptor saja, tetapi juga beri pemahaman dan pengetahuan untuk memelihara dan mengembangkan kemampuan, sehingga bisa mengukur dan mengevaluasi tentang kemampuan diri.

"Sehingga anak-anak atau keluarga menjadi berkualitas dan berkompeten. Karena tujuan KB adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan, derajat ekonomi, derajat kesejahteraan, dan meningkatkan kualitas pendidikan dan menekan jumlah penduduk miskin. Yang terpenting adalah kualitas, bukan hanya kuantitas. Dengan kualitas yang baik, maka IPM akan meningkat," tuturnya.

Berdasarkan data di Badan Ketahanan Masyarakat dan Pemberdayaan Keluarga Kota Depok, jumlah peserta baru warga Depok hingga akhir tahun 2012 yang mengikuti program KB yakni 65.103 jiwa. Mereka umumnya menggunakan IUD, MOP, MOW, kondom, suntik, pil, implant, dan lainnya. Paling banyak diikuti oleh warga di kecamatan Tapos yakni sebanyak 10.236 jiwa.

economy dot okezone dot com
                                                              Kemiskinan - Penanggulangan Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - Data Kemiskinan - Angka Kemiskinan - kb

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook