Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

RSUD BANTEN AKAN MEPRIORITASKAN WARGA MISKIN

kemiskinan-pemiskinan-rsud-banten

SAPA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten akan mulai memberikan pelayanan dengan prioritas bagi warga kurang mampu yang peluncuran awalnya pada 22 Juli 2013.

"Pada pembukaan nanti kami menyiapkan sekitar 225 tempat tidur. Sekitar 80 persennya untuk pelayanan kelas tiga yang umumnya warga kurang mampu, mereka menggunakan Jamkesmas atau Jamkesda," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ahmad Drajat di Serang, Senin.

Ia mengatakan, semua kelengkapan yang ada di RSUD Banten tersebut siap dioperasikan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai 22 Juli 2013 dengan biaya pelayanan sama dengan RSUD yang ada di kabupaten/kota.

Sedangkan peluncuran resmi RSUD Banten yang berlokasi di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) tersebut sekitar Agustus 2013 atau setelah Idul Fitri 1434 Hijriah.

"Untuk tahap awal RSUD Banten masuk type B, nanti akan dikembangkan menjadi rumah sakit penyelenggaraan pendidikan bekerja sama dengan Untirta," kata Drajat.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Djadja Budi Suhardja mengatakan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten siap menjadi Rumah Sakit untuk penyelenggaraan pendidikan, bekerja sama dengan Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang segera mendirikan Fakultas Kedokteran.

Djadja mengatakan, pihaknya saat ini tengah membahas terkait pembentukan Fakultas Kedokteran di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang ditargetkan bisa realisasi pada 2014. Jika fakultas kedokteran Untirta tersebut sudah ada, maka RSUD Banten statusnya akan ditingkatkan menjadi RSUD tyep B pendidikan.

Menurutnya, pada saat diresmikan nanti Rumas Sakit Banten tersebut statusnya masih tipe B namun bukan untuk penyelenggaraan pendidikan. Sehingga, jika Untirta sudah ada fakultas kedokteran maka statusnya akan ditingkatkan dengan menyampaikan usulan kepada Kementerian Kesehatan untuk model RS penyelenggaraan pendidikan, sehingga fasilitasnya bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pendidikan.

"Saat ini kami masih membahas dengan pihak Unitirta. Mudah-mudahan 2014 bisa realisasi, kami juga siap kerja sama," kata Djadja.

Ia mengatakan, mulai 22 Juli 2013 RSUD Banten yang berlokasi di Kecamatan Curug Kota Serang tersebut akan mulai menerima pasien atau mulai memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pihaknya saat ini sudah mempersiapkan untuk pelayanan tersebut, baik sarana prasarana dan juga sumber daya manusia-nya.

Sedangkan kesiapan sumber daya manusianya untuk operasional RSUD tersebut, Dinkes Banten sudah menyiapkan sekitar 40 dokter spesialis dan 60 orang dokter umum serta ratusan perawat untuk memberikan pelayanan selama 24 jam setiap harinya.

"Total SDM yang sudah kami siapkan sekitar 619 orang," katanya.

Sedangkan untuk operasional RSUD tersebut termasuk untuk kebutuhan gaji pegawai dan lainnya pada 2014 dianggarkan sekitar Rp200 miliar.

iyaa dot com

Terpopuler

Terbaru

SEJAK DIGULIRKAN, DANA DESA TERUS MENINGKAT

SEJAK DIGULIRKAN, DANA DESA TERUS MENINGKAT

SAPA INDONESIA - SEJAK dana desa digulirkan tahun 2015 lalu...
MENDES PERCEPAT BENTUK HOLDING BUMDES

MENDES PERCEPAT BENTUK HOLDING BUMDES

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PLN: PEMANGKASAN SUBSIDI UNTUK WILAYAH TIDAK BERLISTRIK

PLN: PEMANGKASAN SUBSIDI UNTUK WILAYAH TIDAK BERLISTRIK

SAPA INDONESIA - MANAGER Senior Public Relations PT Perusahaan...
TEKAN KEMISKINAN, MENSOS TAMBAH 1 JUTA PENERIMA BANSOS PKH

TEKAN KEMISKINAN, MENSOS TAMBAH 1 JUTA PENERIMA BANSOS PKH

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH terus berupaya mengurangi angka...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook