Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KEMISKINAN DI MALUKU TURUN JADI 19,49 PERSEN

Budget

SAPA - Kemiskinan di Provinsi Maluku telah turun mencapai 19,49 persen pada tahun ini. Turunnya angka kemiskinan juga karena Bank Indonesia (BI) menunjukan kinerja yang positif.

Hal ini disampaikan Gubernur Maluku, Karel Albert Rahalahu dalam sambutannya saat serah terima jabatan Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku dari Achmad Bunjamin kepada pejabat baru, Wuryanto yang berlangsung di ruang serbaguna Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, Rabu (10/7).

"Kantor Perwakilan BI Maluku telah mencatat kinerja yang positif bersama perbankan lainnya, melalui perluasan jaringan kantor perban­kan sampai ke-11 kabupaten/kota di Maluku yang telah berjumlah 137 kan­tor, maka masyarakat akan semakin mudah untuk memperoleh jasa bank. Selain itu, penyaluran kredit khusus khususnya kredit UMKM juga terus meningkat di Maluku," ujar gubernur.

Selain itu, penurunan angka ke­miskinan tersebut juga disebabkan karena peranan perbankan dalam penyaluran kredit khususnya, kredik Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) yang terus meningkat di Maluku.

Dikatakan, kredit merupakan salah satu sumber pembiayaan masyarakat dalam mengembangkan usaha, sehingga peranannya sangat dibu­tuhkan masyarakat.

Dalam skala mikro, kehadiran perbankan dengan skim kreditnya sangat membantu peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedang­kan dalam skala makro, kehadiran perbankan dan penambahan jumlah kantor bank yang dapat melayani masyarakat, berimbas pada pening­katan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan yang saat ini sudah menurun mencapai 19,49 persen.

Komitmen BI untuk turut memba­ngun Maluku, lanjut gubernur, juga diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang dilakukan bersama dengan pemerintah daerah.

Berbagai kegiatan tersebut antara lain, pertama pembentukan tim ekonomi Maluku yang sekarang bernama Forum Pengembangan Ekonomi Daerah (FPED). Forum ini merupakan wadah koordinasi yang tersusun atas dinas dan instansi strategis di Maluku.

Kedua, pembentukan klaster padi di Pulau Buru dan Seram. Dua pulau ini memiliki potensi lahan yang luas sehingga sangat cocok untuk dikembangkan sebagai lumbung pangan. Dimana BI telah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk membentuk klaster padi de­ngan tujuan peningkatan produksi padi di Maluku.

Ketiga, program produksi desa kita di Dusun Wael dan Nuruwe, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). BI telah memberikan bantuan sarana produksi ketinting dan mesin, sehingga masyarakat kedua dusun tersebut dapat meningkatkan produksi rumput laut dan ikan. Bahkan BI juga membantu penye­diaan air bersih bagi masyarakat di kedua desa tersebut.

Keempat, pembentukan Konsul­tan Keuangan Mitra Bank (KKMB), yang merupakan aktor yang sangat penting untuk menghubungkan UMKM dengan baik. BI bekerjsama dengan pemda merekrut dana me­latih KKMB agar dapat membantu UMKM mengembangkan usaha dan memperoleh kredit dari bank.

Kelima, Kajian Ekonomi Regional (KER) dan penelian perekonomian daerah. Sampai detik ini hanya BI yang menyediakan kajian yang kom­prehensif mengenai perekonomian di Maluku, meliputi pertumbuhan ekonomi, inflasi, perbankan, sistem pembayaran, keuangan daerah dan kesejahteraan secara konsisten.

Gubernur berharap, bersama Kepala Perwakil BI Maluku yang baru, Wuryanto pertumbuhan eko­nomi di Maluku semakin meningkat.

Sementara Wuryanto kepada se­jumlah wartawan usai acara tersebut menegaskan, dalam waktu limit enam bulan kedepan ini akan melan­jutkan kerja yang sudah dilakukan oleh Kepala Perwakilan BI yang lama.

Selanjutnya akan melakukan kerjasama dan saling koordinasi dengan semua pihak terkait dalam rangka meningkatkan ekonomi di Maluku.

siwalimanews dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN ANCAM WARGA YOGYAKARTA, JADI TAMU DI DAERAH SENDIRI

KEMISKINAN ANCAM WARGA YOGYAKARTA, JADI TAMU DI DAERAH SENDIRI

SAPA INDONESIA - PERKEMBANGAN wilayah perdesaan (rural) di...
RPJMN TARGETKAN RASIO GINI MENCAPAI 0,36 PADA 2019

RPJMN TARGETKAN RASIO GINI MENCAPAI 0,36 PADA 2019

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH berkomitmen mempercepat laju pemerataan...
KETIMPANGAN SOSIAL TURUN BANTU CAPAI TARGET SDGS

KETIMPANGAN SOSIAL TURUN BANTU CAPAI TARGET SDGS

SAPA INDONESIA - SEJALAN dengan penurunan rasio gini, indeks...
KORUPSI DANA DESA RP 137,9 JUTA, SEORANG KADES DITAHAN

KORUPSI DANA DESA RP 137,9 JUTA, SEORANG KADES DITAHAN

SAPA INDONESIA - KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Gunungkidul, Yogyakarta,...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook