Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

Menko Kesra : Kemiskinan Turun Tapi Masih Jadi PR

menkokesra
SURABAYA - Pemerintah mengklaim telah melaksanakan upaya penanggulangan kemiskinan selama tiga dasawarsa dan telah berhasil mengurangi jumlah penduduk miskin secara signifikan. Namun, kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diatasi bersama dalam kehidupan masyarakat.

Demikian ditegaskan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono usai melakukan safari Ramadhan di Jember dan Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (5/8).

Agung menyebutkan, upaya penanggulangan kemiskinan memerlukan strategi yang menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan antara lain dengan melibatkan seluruh masyarakat termasuk dunia usaha dan kalangan swasta lainnya.

"Intinya, keterlibatan, komitmen dan kerjasama semua pihak sangat diperlukan karena penanggulangan kemiskinan merupakan tanggungjawab kita bersama," katanya.

Upaya penanggulangan kemiskinan, lanjutnya, difokuskan pada berbagai kebijakan dan program penyediaan kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, kesehatan, perluasan kesempatan kerja, sarana dan prasarana pertanian dan nelayan, kredit usaha bagi masyarakat miskin serta prasarana pemukiman kumuh perkotaan.

Dia menyebutkan, program penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran oleh pemerintah dikelompokkan dalam empat kelompok program.

"Pertama, bantuan sosial terpadu berbasis keluarga, kedua penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat atau PNPM Mandiri, ketiga penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro dan kecil serta yang terakhir adalah program murah untuk rakyat," katanya.

Lebih lanjut Menteri mengatakan, strategi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat dilakukan melalui tiga pilar dan kebijakan utama yang pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan pembangunan manusia Indonesia.

Pilar tersebut, kata Menteri adalah penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran. Penanggulangan dan tanggap cepat masalah kesejahteraan rakyat serta pengembangan sumber daya manusia.

"Untuk mendukung ketiga kebijakan di atas pemerintah telah mengambil langkah-langkah konkret antara lain pemberian bantuan ke sejumlah daerah di antaranya Kabupaten Jember dan Situbondo," katanya.

Menteri menambahkan, melalui berbagai program penanggulangan kemiskinan Indonesia telah mendapat perhatian dan penilaian dunia.

"Badan pembangunan PBB dalam evaluasi indeks pembengunan manusia (IPM) tahun 2010 telah memposisikan Indonesia pada peringkat 108 dari 170 negera. Angka ini naik dari peringkat 111 pada tahun 2009," katanya.

HDI tersebut, lanjut menteri dinilai berdasarkan tingkat pendapatan, angka partisipasi pendidikan dan pelayanan kesehatan.

"UNDP bahkan memposisikan sebagai 10 negara di dunia yang mengalami peningkatan pendapatan pesat serta peningkatan pendidikan dan kesehatan yang cepat pula," katanya.


Sumber : berita99.com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook