Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

APBN 2014 DISUSUN SEBAGAI ANTISIPASI TERHADAP GEJOLAK HARGA

kemiskinan-pemiskinan-menkeu-2

SAPA - Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014 disusun untuk antisipatif terhadap gejolak harga komoditas sekaligus responsif terhadap situasi ekonomi global yang tidak pasti.

"RAPBN 2014 itu disusun dalam suasana yang memang harus mampu mengatasi situasi ekonomi global yang tidak pasti dan gejolak harga komoditas," kata Chatib Basri di Jakarta, Jumat, dalam Keterangan Pers Pemerintah RI tentang Nota Keuangan dan RUU APBN Tahun Anggaran 2014, di Jakarta, Jumat (16/8).

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun depan, kata dia, juga disusun dalam latar belakang perlambatan pertumbuhan ekonomi di samping juga tetap memperhatian rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2010--2014.

Oleh karena itu, menurut dia, RAPBN 2014 harus mampu mengantisipasinya melalui kebijakan ekonomi makro yang harus baik.

"RAPBN 2014 harus bisa mendukung pertumbuhan, penciptaan lapangan kerja, dan infrastruktur," jelasnya.

Selain itu, RAPBN 2014 juga harus bisa menjaga daya beli melalui insentif fiskal.

RAPBN 2014 diharapkan mampu mendorong kesejahteraan dan perlindungan sosial melalui sejumlah program, di antaranya PNPM Mandiri.

"Intinya RAPBN 2014 harus mendorong komposisi pertumbuhan baru yang berbasis sumber daya manusia, industri, dan inovasi," katanya.

Chatib berpendapat RAPBN 2014 yang penting juga harus berkelanjutan dan mampu menurunkan rasio utang.

Pendapatan negara dalam RAPBN 2014 direncanakan mencapai Rp1.662,5 triliun, sedangkan belanja negara direncanakan mencapai Rp68,4 triliun dan penerimaan hibah Rp1,4 triliun.

Pada tahun 2014, Pemerintah berencana menerbitkan beberapa paket kebijakan optimalisasi penerimaan perpajakan, seperti memperluas basis pajak untuk merealisasikan potensi penerimaan pajak, meningkatkan langkah ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan, dan penyesuaian tarif cukai rokok.

skalanews dot com
                                                      Kemiskinan - Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPK - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

PADAT KARYA TUNAI ALIRKAN UANG KE DESA

PADAT KARYA TUNAI ALIRKAN UANG KE DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan...
PRESIDEN SEBUT PADAT KARYA TUNAI TINGKATKAN DAYA BELI

PRESIDEN SEBUT PADAT KARYA TUNAI TINGKATKAN DAYA BELI

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo menyebut program padat...
PEMPROV BALI JADIKAN DESA SEBAGAI FOKUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN

PEMPROV BALI JADIKAN DESA SEBAGAI FOKUS PENANGGULANGAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bali menargetkan...
PEMPROV JATIM TERUS OPTIMALKAN PROGRAM UNTUK WANITA SINGLE PARENT

PEMPROV JATIM TERUS OPTIMALKAN PROGRAM UNTUK WANITA SINGLE PARENT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook