Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ALOKASI PENANGGULANGAN KEMISKINAN KALTIM RP590,380 MILIAR

kemiskinan-pemiskinan-kaltim-prov

SAPA - Pada tahun terakhir pelaksanaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2009-2013, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran Rp590,380 miliar untuk penanggulangan kemiskinan di 15 kabupaten/kota di wilayah Kaltim dan Kaltara.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan penanggulangan kemiskinan merupakan program prioritas selama lima tahun terakhir dan tetap akan menjadi prioritas pada program pembangunan lima tahun ke depan. Angka kemiskinan, lanjut Awang Faroek, terus menurun dari tahun ke tahun sejak 2008.

Pada 2008 angka kemiskinan di Kaltim mencapai 9,51 persen dan pada 2013 menurun menjadi 6,06 persen. Capaian kinerja penangulangan kemiskinan ini, telah melampaui target RPJMD 2009-2013, yakni jadi tujuh persen dan RPJM Nasional 2014 sebesar 8-10 persen, bahkan melampaui target MDGs 2015 yang ditarget 7,5 persen.

"Alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan pada 2013 telah dibagi sesuai klaster yang ditetapkan berdasarkan pada program-program pro rakyat yang dilaksanakan Pemprov secara terpadu dan terintegrasi melalui SKPD terkait," jelas Awang Faroek.

Program penanggulangan kemiskinan yang dimaksud terbagi menjadi empat klaster, yaitu klaster I (bantuan dan perlindungan sosial berbasis keluarga). Dilakukan dalam upaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin. Klaster ini terbagi lagi menjadi dua bidang dengan alokasi bidang ekonomi Rp14,898 miliar dan bidang SDM Rp44,957 miliar.

Klaster II (pemberdayaan masyarakat) dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin. Alokasi anggaran untuk bidang ekonomi Rp231,138 miliar dan bidang SDM Rp33,162 miliar.

Selanjutnya, klaster III (pemberdayaan usaha mikro dan kecil/UMK) dilakukan dalam upaya meningkatkan tabungan dan menjamin keberlanjutan berusaha pelaku UMK. Alokasi anggaran untuk bidang ekonomi sebesar Rp86,910 miliar dan bidang SDM sebesar Rp4,551 miliar.

Terakhir, klaster IV (program murah untuk rakyat) dilakukan dalam upaya memberikan sesuatu dengan harga sangat murah kepada rakyat, dengan sebagian dibantu pemerintah. Alokasi anggaran untuk bidang ekonomi Rp87,056 miliar dan bidang SDM Rp87,674 miliar.

"Kita optimis dengan program yang ada saat ini, kedepan angka kemiskinan di Kaltim akan semakin berkurang. Terutama dengan program pro rakyat lainnya, khususnya dengan membuka dan memperluas kesempatan kerja bagi penduduk Kaltim," ujarnya.

antarakaltim dot com
                                                                    Kemiskinan - Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook