Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BOEDIONO: UTAMAKAN PENCIPTAAN KESEMPATAN KERJA

kemiskinan-pemiskinan-wapres-boediono-1

SAPA - Wakil Presiden Boediono menginstruksikan kepada menteri Kabinet Indonesia Bersatu II agar mengutamakan kegiatan yang dapat memperluas dan menciptakan kesempatan kerja, guna mengantisipasi perlambatan ekonomi nasional.

"Krisis ekonomi global belakangan ini menimbulkan gejolak di pasar keuangan yang juga berdampak kepada perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Boediono saat memberikan arahan dalam Rapat Program Penajaman Kesempatan Kerja di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu.

Hadir dalam rapat itu antara lain Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto, Menteri Pertanian Suswono, Menteri Kelautan Sharif Cicip Sutardjo, Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Armida Alisjahbana.

Kemudian Menteri Agama Suryadharma Ali, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendhu Nuryanti, Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Retraubun, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar.

Dikatakan Wapres penciptaan lapangan kerja adalah prioritas kabinet dan semua pahan bahwa faktor terbesar penciptaan lapangan kerja adalah pertumbuhan ekonomi.

Ketika pertumbuhan ekonomi sekarang melambat, penciptaan lapangan kerja baru agak kendor. "Untuk mengatasinya, kita harus mengarahkan pertumbuhan ekonomi yang lebih pelan itu ke sektor yang banyak menciptakan lapangan kerja. Misalnya, padat karya," kata Wapres.

Langkah lain yang tak kalah penting, tambahnya, adalah dengan memperbaiki efisiensi pasar tenaga kerja.

Wapres mengamati pasar tenaga kerja masih belum ideal karena apa yang diperlukan tidak klop dengan ketersediaan tenaga. "Ada ketidakcocokan antara permintaan dan pasokan," katanya.

Penyebab ketidakcocokan ini, ungkap Boediono, bisa karena kualitas informasi yang kurang baik maupun kurangnya pelatihan dan bimbingan pada tenaga kerja.

"Saya minta seluruh kementerian dan lembaga yang terkait, menyusun program yang tajam agar masalah ini teratasi," kata Wapres.

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sudah melakukan perumusan bersama pejabat eselon satu berbagai Kementerian dan Lembaga untuk menajamkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) di masing-masing di kementerian/lembaga.

Upaya penajaman itu sudah mengerucut pada lima program utama sebagai pilar, yakni perbaikan layanan informasi ketenagakerjaan, peningkatan ketrampilan dan kapasitas pekerja, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah serta kewirausahaan, peningkatan pembangunan infrastruktur (termasuk infrastruktur berbasis komunitas), serta program darurat ketenagakerjaan.

"Program-program itu mari kita perbaiki bermuara pada kesesuaian antara permintaan dan pasokan tenaga kerja," kata Wapres.

Sebagai ujung tombak untuk mengendalikan penajaman ini, Wapres menunjuk Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan.

id dot yahoo dot com
                                                                         Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook