Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

SEJUTA PELAJAR DI SUMUT BERHAK MENDAPATKAN BSM

kemiskinan-pemiskinan-bsm

SAPA - Berdasarkan data yang diperoleh dari Pokja Kebijakan Monitoring dan Evaluasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) tercatat sebanyak 1.041.608 pelajar di Sumatera Utara (Sumut) berhak mendapatkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) melalui Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

"Jumlah anak usia sekolah tersebut merupakan dari total 746.220 rumah tangga penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang telah dibagikan kepada rakyat miskin," kata Koordinator Pokja Kebijakan Monitoring dan Evaluasi TNP2K Dr Elan Satriawan beberapa waktu lalu di Medan.

Menurut Elan, untuk mendapatkan BSM, rumah tangga penerima KPS cukup membawa KPS ke sekolah/madrasah tempat siswa terdaftar untuk dicalonkan sebagai penerima manfaat program BSM, paling lambat 13 September 2013.

"Bagi calon penerima BSM di luar mekanisme KPS ini harus memenuhi syarat bahwa orangtua siswa terdaftar sebagai Peserta Program Keluarga Harapan, siswa terancam putus sekolah karena kesulitan biaya, siswa yatim, piatu atau yatim píatu, serta siswa berasal dari korban musibah, kelainan fisik berasal atau dari rumah tangga miskin atau memiliki 3 (tiga) saudara yang berusia di bawah 18 tahun," katanya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim mengakui daya serap BSM masih sangat rendah. Padahal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mengalokasikan dana pendidikan untuk 16,6 Juta anak. Namun sampai 17 september 2013, dana tersebut baru terserap sebanyak 21 persen. "Masih amat disayangkan daya serap BSM ini sangat rendah," kata Kasim akhir pekan kemarin.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena sosialisasi yang kurang maksimal. Selain itu, perubahan format pemberian BSM juga turut mempengaruhi rendahnya serapan dana tersebut. "Kalau tahun sebelumnya kita berikan langsung ke siswa, sekarang kita lakukan dari kepala keluarga," kata Musliar.

Oleh karena itu, dalam acara Konvensi UN yang dihadiri oleh para penggiat pendidikan tersebut, Musliar meminta kepada seluruh peserta untuk turut mensosialisasikan BSM ini. Menurutnya, kementerian sendiri sudah mengerahkan tim dari kabupaten dan kota untuk mensosialisasikan hal ini.

"Jika BSM ini bisa tersosialisasikan dengan baik, akan sangat bermanfaat. Jutaan anak yang tidak mampu nantinya bisa bersekolah dan mengenyam pendidikan," kata Musliar. Menurut Musliar, dengan BSM, siswa SD akan mendapatkan Rp 450 ribu, siswa SMP Rp750 ribu, dan siswa SMA Rp 1 juta.

beritasore dot com
                                                     Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook