Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEMERINTAH AKAN NAIKKAN PLAFON KUR GUNA PEMBIAYAAN USAHA MIKRO

kemiskinan-pemiskinan-kur-5

SAPA - Pemerintah merencanakan akan meningkatkan jumlah pembiayaan bagi pelaku usaha mikro yang bersumber dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga lebih dari Rp20 juta menjadi nominal maksimal. Demikian disampaikan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari sebagaimana dikutip situs Kementerian Koperasi dan UKM, hari ini.

Choirul menyebutkan, usulan peningkatan jumlah plafon KUR untuk usaha mikro itu merupakan usulan Gubernur Bank Indonesia (BI), dan sudah dilaporkan kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sjarifuddin Hasan.

Menurut Choirul, usulan Gubernur BI Agus Martowardoyo menaikkan plafon program kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku usaha mikro itu didasari alasan, karena secara umum pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

"Nilainya mencapai Rp673,9 triliun, atau sekitar 55,6% dari total pertumbuhan PDB. Kontribusi itu berasal dari nilai investasi sebesar Rp640,4 triliun atau sekitar 52,9% dari total nilai investasi nasional," jelas Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari.

Dengan kebijakan menaikkan plafon KUR mikro dari Rp20 juta ke plafon lebih tinggi, lanjut Choirul, diharapkan bisa menjaga tingkat investasi di tengah gejolak perekonomian akibat tekanan inflasi yang mencapai 8,79% per Agustus 2013.

Berdasarkan data dari BI atas laporan perkembangan pada triwulan pertama 2013, sebagian besar kredit disalurkan kepada usaha menengah yang persentasenya mencapai 42,9%. Adapun sisanya sebesar 23,9% disalurkan kepada pelaku usaha kecil. Jumlah nominal paling kecil justru disalurkan kepada pelaku usaha mikro yakni 20,9%.

"Dengan kebijakan kenaikan plafon lebih dari Rp20 juta dari Bank Indonesia, diharapkan bisa mendorong peningkatan penyaluran KUR mikro," papar Choirul.

Berdasarkan data di Kementerian Koperasi dan UKM, hingga Juni 2013, outstanding kredit UMKM yang disalurkan perbankan nasional mencapai Rp583,75 trliun. Sedangkan outstanding KUR masih kecil yakni Rp45,38 triliun, sehingga diperlukan kebijakan menaikkan plafon KUR mikro.

setkab dot go dot id
                                                          Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

WAMENKEU: SINERGI APBN DAN APBD BANTU KESEJAHTERAAN RAKYAT

WAMENKEU: SINERGI APBN DAN APBD BANTU KESEJAHTERAAN RAKYAT

SAPA INDONESIA - WAKIL Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan...
PENCAIRAN DANA DESA MUNDUR

PENCAIRAN DANA DESA MUNDUR

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa diperkirakan mundur dari...
PERTUMBUHAN EKONOMI HARUS DIGENJOT 6%

PERTUMBUHAN EKONOMI HARUS DIGENJOT 6%

SAPA INDONESIA - PERTUMBUHAN ekonomi nasional harus didongkrak...
9.623 KELUARGA MISKIN BELUM MASUK DATA PKH

9.623 KELUARGA MISKIN BELUM MASUK DATA PKH

SAPA INDONESIA - KENAIKAN jumlah keluarga penerima manfaat...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook