Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, Pemberdayaan Masyarakat SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

TKPK KABUPATEN ACEH BESAR UNTUK KURANGI ANGKA KEMISKINAN

TKPKD

SAPA - Untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar membentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) pada 2013.

"TKPK Aceh Besar ini dibentuk berdasarkan surat keputusan Bupati Aceh Besar No 62/2013," kata Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial dan Budaya Bappeda Aceh Besar, Hasanuddin, Rabu (20/11).

Hasanuddin menjelaskan, ada beberapa pokok tugas TKPK. Pertama, menyusun Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) sebagai dasar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di bidang penanggulangan kemiskinan.

Kedua, mengoordinir satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam penyusunan rencana strategi penanggulangan kemiskinan. Ketiga, mengoordinir SKPD dalam penyusunan rancangan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD).

Selanjutnya keempat pengkoordinasian SKPD dalarn hal penyusunan rencana kerja setiap SKPD, dan Kelima pengoordinasian evaluasi pelaksanaan perumusan dokumen rencana pembangunan daerah bidarg penanggulangan kemiskinan.

Selain itu juga ada beberapa hal yang telah dicapai TKPK Aceh Besar, seperti telah menyusun SPKD tahun 2013-2017 dengan harapan menjadi pedoman bagi SKPD terkait, untuk lebih memprioritaskan kecamatan-kecamatan yang lebih tinggi angka kemiskinannya dan kecamatan yang pencapaian indikatornya masih jauh dari target dalam pelaksanaan kegiatannya.

Selanjutnya program-program berkaitan langsung dengan masyarakat miskin yang sudah ada, diharapkan pada tahun mendatang dapat terus ditingkatkan. Pencapaiannya lainnya adalah berhasil menyusun 16 variabel indikator lokal sesuai dengan karakteristik Aceh Besar pada pengujung tahun ini.

Sementara itu, Koordinator PNPM-Mandiri Perkotaan Aceh Besar, Taufiqqurrahman, mengatakan, dengan tersusunya 16 variabel indikator lokal ini akan memudahkan Pemkab Aceh Besar, bahkan masyarakat seperti badan keswadayaan masyarakat dan aparatur gampong (desa) dalam melakukan pendataan keluarga miskin berdasarkan nama, alamat, titik GPS (koordinat), dan persoalan kemiskinan keluarga tersebut.

"Itu akan memudahkan Pemkab Aceh Besar dalam melakukan pendataan keluarga miskin, misalnya persoalan kesehatan, pendidikan, ketrampilan, air dan sanitasi, rumah tidak layak huni atau modal usaha, bahkan mengenai pemasaran," katanya.

Bahkan, jika serius dilakukan, juga akan terpetakan secara akurat siapa saja warga miskin yang memperoleh bantuan dari program pemerintah atau swasta baik satu atau lebih bantuan.

Dicontohkannya, selain dapat memperoleh kartu Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) juga mendapat bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), mudal usaha, dan Raskin karena ada anak yang sekolah mendapat bantuan pendidikan dan lainnya.

analisadaily dot com
                                                                   Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN ANCAM WARGA YOGYAKARTA, JADI TAMU DI DAERAH SENDIRI

KEMISKINAN ANCAM WARGA YOGYAKARTA, JADI TAMU DI DAERAH SENDIRI

SAPA INDONESIA - PERKEMBANGAN wilayah perdesaan (rural) di...
RPJMN TARGETKAN RASIO GINI MENCAPAI 0,36 PADA 2019

RPJMN TARGETKAN RASIO GINI MENCAPAI 0,36 PADA 2019

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH berkomitmen mempercepat laju pemerataan...
KETIMPANGAN SOSIAL TURUN BANTU CAPAI TARGET SDGS

KETIMPANGAN SOSIAL TURUN BANTU CAPAI TARGET SDGS

SAPA INDONESIA - SEJALAN dengan penurunan rasio gini, indeks...
KORUPSI DANA DESA RP 137,9 JUTA, SEORANG KADES DITAHAN

KORUPSI DANA DESA RP 137,9 JUTA, SEORANG KADES DITAHAN

SAPA INDONESIA - KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Gunungkidul, Yogyakarta,...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook