penanggulangan kemiskinan, melawan pemiskinan, kemiskinan, angka kemiskinan, data kemiskinan, pengentasan kemiskinan, tkpk, IKRAR, pnpm mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEMKOT PALU SUKSES TURUNKAN KEMISKINAN

 

kemiskinan-pemiskinan-pemkot-palu

SAPA - Empat tahun dibawah duet kepemimpinan Rusdi Mastura (Cudi) dan Mulhanan Tombolotutu (Toni), berdasarkan data yang berasal dari Badan Pusat Statistik ternyata telah terjadi penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan di Kota Palu. Demikian dikatakan Toni kepada wartawan, Jumat (10/1).

Menurutnya, berdasarkan data yang dipublis BPS tahun 2009 angka kemiskinan di Kota Palu sebesar 9,2 persen atau sekitar 14 ribu kepala keluarga dari sekitar 400 ribu kepala keluarga, dan data 2012 yang dipublis tahun 2013 angka kemiskinan turun menjadi sekitar 8,5 persen atau sekitar 11 ribu KK.

Selain itu, kata Toni, pada awal memimpin Kota Palu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu hanya sebesar Rp4,8 milyar dan saat ini telah mencapai Rp150 milyar dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang telah mencapai Rp1,6 trilyun. Dia mengakui, untuk tingkat Sulawesi-Tengah angka ini masih terbilang kecil, tapi untuk tingkat perkotaan seluruh Indonesia angka ini sudah cukup tinggi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari program penanggulangan kemiskinan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah yang dilaksanakan secara integral, sehingga saling mendukung dan melengkapi masing-masing kelemahan. Sehingga Kota Palu berada pada urutan ke 47 dari 500 kota se-Indonesia dengan tingkat kemiskinan terendah.

"Semua program, baik dari pusat maupun daerah ini yang menjadi kunci keberhasilan penurunan angka kemiskinan ini," katanya.

Dalam upaya terus menurunkan angka kemiskinan melalui program Zero Poverty 2015, menurut Tony, pemkot telah menyusun program yang terbagi dalam beberapa cluster status ekonomi warga, mulai keluarga miskin hingga keluarga rentan miskin. Dan keluarga yang telah masuk dalam cluster tersebut selanjutnya akan mendapat manfaat program Zero Poverty.

Selain itu, pemkot juga menekankan kepada masing-masing dinas untuk tidak hanya menekankan pada program, tetapi lebih pada pemberdayaan keluarga miskin. Program yang dimaksud adalah padat karya, PDPM dan Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA).

Dia juga menerangkan, bahwa konsep pembangunan untuk wilayah perkotaan dan kabupaten memang berbeda. Sebab, lanjut dia, kota hanya mengandalkan pada aspek jasa dan perdagangan, sedangkan untuk kabupaten lebih pada pemberdayaan sumber daya alam yang dimiliki.

"Makanya, untuk mengembangkan Kota Palu, semua pihak telah berjalan untuk meyakinkan kepada para investor agar mau berinvestasi di Kota Palu. Kita tahu pak gubernur sudah jalan sendiri, pak wali juga jalan sendiri, hanya untuk meyakinkan kepada orang luar bahwa Kota Palu ini aman, cantik, indah dan lain-lain, dan hasilnya bisa dilihat investasi sektor jasa terus bertambah," katanya.

sultengpost dot com
                                                          Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Kemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPKD - Angka Kemiskinan - Data Kemiskinan - Musrenbang - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

KEMENDES TARGETKAN KALSEL TERBANGUN 200 DESA ONLINE

KEMENDES TARGETKAN KALSEL TERBANGUN 200 DESA ONLINE

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
MENDATA PMKS, PERANGKAT DESA DIBAYAR RP400 RIBU

MENDATA PMKS, PERANGKAT DESA DIBAYAR RP400 RIBU

SAPA INDONESIA - TAHUN ini Dinas Sosial (Dinsos) DIY melakukan...
KEMISKINAN NAIK, PENERIMA RASTRA MENURUN

KEMISKINAN NAIK, PENERIMA RASTRA MENURUN

SAPA INDONESIA - KOUTA penerima beras sejahtera (Rastra) di...
KEMENDES HARUS INTENS SOSIALISASIKAN DD

KEMENDES HARUS INTENS SOSIALISASIKAN DD

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN anggaran Kementerian Desa, Pembangunan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook