Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEMUTAKHIRAN DATA PENANGGULANGAN KEMISKINAN KABUPATEN WAJO

kemiskinan-sapa-wajo

sapa.or.id -- Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Wajo yang dikoordinir Wabup Wajo, Amran Mahmud akan melakukan evaluasi SKPD. Upaya ini dilakukan melalui pemutakhiran data terkait program penanggulangan kemiskinan setiap SKPD yang sudah berjalan tahun ini.

Demikian pula persiapan program penanggulangan kemiskinan untuk 2013. Ketua TKPKD Wajo, Amran Mahmud, Selasa 6 November, mengatakan pemutakhiran data yang dimaksud adalah untuk mengetahui apa saja program SKPD yang sudah jalan dan apa yang belum. Kemudian, menyiapkan lagi upaya yang harus dilaksanakan ke depannya.

Menurut Amran, selama tiga tahun terakhir ini, pihak Pemkab sudah mampu menurunkan angka kemiskinan 8,2 persen. Target ke depannya, bisa mencapai angka penurunan 15 persen pada 2015 mendatang. Itu sudah menjadi komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemprov, dan pemkab.

Hanya saja, meski pemkab sudah menentukan indikator lokal kemiskinan, untuk mengukur angka kemiskinan di Wajo masih menggunakan indikator secara nasional. Pada 2012 ini, ada berkisar 6.000 penambahan jumlah orang miskin di Wajo berdasarkan jumlah penerima raskin.

"Meningkatnya rumah tangga sasaran di Wajo, karena adanya perubahan indikator nasional. Soalnya, di situ sudah dimasukkan yang rentan miskin," ujarnya.

Meskipun begitu, Amran tetap mengakui Wajo belum punya angka kemiskinan tersendiri berdasarkan indikator yang disepakati dengan semua elemen terkait sebelumnya. Menurut dia, masukan itu tetap akan dipertimbangkan. Hanya saja, belum bisa dilakukan karena belum memiliki dasar hukum.

Sekretaris Aliansi Masyarakat Peduli Kemiskinan (Al - Maun) Kabupaten Wajo, Sudirman mengatakan, Pemkab melalui TKPKD harus melakukan pendataan kemiskinan tersendiri berdasarkan indikator lokal. Selama ini Wajo tidak memiliki data jumlah warga miskin yang valid. Selanjutnya, menyediakan anggaran khusus untuk pengentasan kemiskinan di setiap SKPD, agar program bisa berjalan dan maksimal.

Selain itu, kata dia, program yang sudah jalan harus tepat sasaran. Caranya, menurunkan tim verifikasi untuk memastikan sasaran program sebelum anggaran dikucurkan untuk warga miskin. Program pengentasan kemiskinan ini harus berkelanjutan sampai betul-betul warga yang jadi sasaran meningkat kesejahteraannya.

"Terakhir, lakukan monitoring evaluasi secara intens di instansi maupun di lapangan. Harus betul-betul dipastikan program itu menyentuh langsung ke masyarakat dan ada perubahan kondisi masyarakat. Kita khawatir jangan sampai anggaran kemiskinan tiap tahun ada tapi tidak ada perubahan yang lebih baik," lanjutnya. (lin/bas)

 

Sumber : fajar dot co dot id

Terpopuler

Terbaru

KEMENDES TARGETKAN KALSEL TERBANGUN 200 DESA ONLINE

KEMENDES TARGETKAN KALSEL TERBANGUN 200 DESA ONLINE

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
MENDATA PMKS, PERANGKAT DESA DIBAYAR RP400 RIBU

MENDATA PMKS, PERANGKAT DESA DIBAYAR RP400 RIBU

SAPA INDONESIA - TAHUN ini Dinas Sosial (Dinsos) DIY melakukan...
KEMISKINAN NAIK, PENERIMA RASTRA MENURUN

KEMISKINAN NAIK, PENERIMA RASTRA MENURUN

SAPA INDONESIA - KOUTA penerima beras sejahtera (Rastra) di...
KEMENDES HARUS INTENS SOSIALISASIKAN DD

KEMENDES HARUS INTENS SOSIALISASIKAN DD

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN anggaran Kementerian Desa, Pembangunan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook