Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PEMPROV KUATKAN JARINGAN POKJA KEMITRAAN DUNIA USAHA

kemiskinan-sapa-bangkaprov

SAPA - Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkesos) Provinsi Bangka Belitung (Babel) bertempat di Hotel Sabrina Senin (12/11) melaksanakan kegiatan penguatan jaringan kelompok kerja (Pokja) kemitraan dunia usaha yang merupakan program pemberdayaan sosial dan penanggulangan kemiskinan tahun anggaran 2012.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh masing - masing perwakilan dari BUMN dan BUMD se Babel tersebut, Kepala Dinas Sosial Sahirman Jumli, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan jaringan kelompok kerja kemitraan dunia usaha pada program pembangunan kesejahteraan sosial yang dilaksanakan dalam rangka mencapai kondisi kehidupan masyarakat yang sejahtera jasmani, rohani dan sosial sesuai dengan harkat dan martabat manusia. "Pembangunan harus dilaksanakan secara bersama - sama dari adanya sinergritas antara pemerintah, masyarakat serta dunia usaha. Berangkat dari titik ini, perluasan peran perusahaan tidak hanya mengurusi kesejahteraan pegawai dan kebutuhan konsumen saja, melainkan turut pula peduli akan kehidupan masyarakat yang tinggal di seputar perusahaan tersebut," kata dia.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Asnawi saat ditemui Radar Bangka (RB) mengatakan penguatan jaringan kelompok kerja kemitraan dunia usaha pada dasarnya adalah sebuah konsep dimana perusahaan memutuskan untuk berkontribusi kepada masyarakat agar kehidupannya lebih baik dan kondisi lingkungan lebih bersih. "Dalam kegiatan ini juga kita melaksanakan pembentukan forum tanggung jawab sosial dunia usaha yang bertujuan dengan terbentuknya forum ini agar lebih bermanfaat terutama untuk masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, forum tanggung jawab sosial dunia usaha mempunyai tugas membangun kemitraan dengan dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan kesejahteraan sosial dengan memprioritaskan mereka secara kehidupan tidak layak seperti kemiskinan, ketelantaran, kecacatan, keterpencilan, tindak kekerasan eksploitasi dan diskriminasi. "Tujuan terbentuknya forum ini agar lebih bersinergi dan bermanfaat untuk masyarakat dan lebih terkoordinir mengenai dana CSR karena melalui forum ini semua jelas bantuan yang diberikan dalam jumlah berapa dan dalam bentuk apa," tambah Asnawi.

Lebih lanjut Asnawi mengatakan kelanjutan dari kegiatan ini adalah menentukan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan dan setelah itu penyusunan rencana kerja dan pengajuan anggarannya dari donatur, perusahaan maupun instansi pemerintah. "Setelah terbentuknya forum Pokja ini baru kita mengadakan pengurusan SK dan pelantikannya karena pelindung dari kegiatan ini adalah Gubernur Bangka Belitung," pungkasnya. (cr45)

 

radarbangka dot co dot id

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook