Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPK - Angka Kemiskinan - IKraR - Pemberdayaan Masyarakat - PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANGKA KEMISKINAN TANAH DATAR TURUN JADI 5,69 PERSEN

Budget
SAPA - MESKI tergolong miskin sumber daya alam (SDA), Kabupaten Tanah Datar kaya dengan sumber daya manusia (SDM). Manajemen yang tepat dalam menggali potensi SDM, terbukti telah berhasil mengurangi angka kemiskinan.

"Kini angka kemiskinan Tanah Datar berada di posisi 5,69 persen. Ini sudah mengalami penurunan tajam dibanding lima hingga sepuluh tahun silam. Angka ini juga lebih baik dari angka kemiskinan Sumbar yang masih berada di atas enam persen," ujar Wakil Bupati Irdinansyah Tarmizi, Rabu (1/10), saat memberi arahan pada rapat kerja bupati/wakil bupati di Kecamatan Tanjuang Baru.

Pada kegiatan itu, terlihat hadir para asisten, staf ahli, kepala dinas, badan, kantor dan bagian yang ada di lingkungan Pemkab Tanah Datar. Hadir pula para camat, walinagari, walijorong, niniak mamak, alim ulama, dan kepala sekolah yang ada di Kecamatan Tanjuang Baru.

Menurunnya angka kemiskinan, menurut Irdinansyah, berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Dengan tingkat kesejahteraan yang baik, tegasnya, angka harapan hidup pun meningkat pula. Saat ini, terang wabup, angka harapan hidup di Tanah Datar sudah mencapai usia 72 tahun.

"Itu angka harapan hidup rata-rata. Kini sudah banyak pula warga Tanah Datar yang bisa mencapai usia 90-an tahun. Untuk jemaah haji yang berangkat kemarin itu saja, ada yang berusia 86 tahun," ucapnya.

Strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat yang selama ini diterapkan, menurut Irdinansyah, terbukti telah mempu membuahkan hasil yang menggembirakan. Tiga hal pokok yang jadi program prioritas pemkab yang kini hasilnya telah mulai dinikmati, ucapnya, mencakup kegiatan keagamaan, adat, dan budaya, pendidikan dan kesehatan.

Untuk kegiatan keagamaan, adat, dan budaya, katanya, kini sudah dapat dirasakan betapa semangat dan syiar ajaran Islam dan adat budaya Minangkabau nampak semarak, sejak dari tingkat kabupaten sampai ke nagari dan jorong.

Sementara untuk masalah pendidikan, tegasnya, Pemkab Tanah Datar telah tiga tahun berturut-turut mendapat penghargaan dari Pemprov Sumbar, karena berhasil mengantarkan putra-putrinya menuju perguruan tinggi negeri dengan jumlah terbanyak dibanding kabupaten lain yang ada Sumbar.

"Anak-anak berprestasi tapi berasal dari keluarga tidak mampu, juga mendapat bantuan dari Pemkab Tanah Datar. Tidak jarang terjadi, anak-anak itu dibantu sejak dari biaya berangkat menuju PTN impiannya, sampai kepada biaya hidup dan tempat tinggal, minimal untuk satu semester pertama," kata Irdinansyah.

Anak-anak yang dibantu itu, imbuhnya, kini sudah banyak yang menamatkan kuliahnya dan kembali ke Tanah Datar dengan menyandang gelar sarjana. Banyak pula di antara mereka, tambahnya, sudah memperoleh pekerjaan dengan penghasilan yang lumayan.

"Mendapat pekerjaan yang baik, berpenghasilan yang baik pula. Akhirnya mereka dapat membantu orangtuanya. Muara dari semua itu, tingkat kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan yang amat berarti," sebut Irdinansyah.

hariansinggalang dot co dot id
                                                                        Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Pengentasan Kemiskinan - TKPK - Angka Kemiskinan - IKraR - Pemberdayaan Masyarakat - PNPM Mandiri

Terpopuler

Terbaru

PEMERINTAH SINKRONKAN DATA TERKAIT PENYALURAN KIP

PEMERINTAH SINKRONKAN DATA TERKAIT PENYALURAN KIP

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH memperbaiki penyaluran Kartu Indonesia...
WASPADA KELOLA KEUANGAN DANA DESA

WASPADA KELOLA KEUANGAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMBINAAN kepada kepala desa dan perangkat...
MENDES JANJI BUMDES AKAN TETAP LIBATKAN KOPERASI

MENDES JANJI BUMDES AKAN TETAP LIBATKAN KOPERASI

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
KEMISKINAN DI MALANG DIPICU PENDIDIKAN RENDAH

KEMISKINAN DI MALANG DIPICU PENDIDIKAN RENDAH

SAPA INDONESIA - BUPATI Malang Dr Rendra Kresna mengakui kemiskinan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook