Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Indeks Kesejahteraan Rakyat - Dana Desa - Desa Membangun - TKPK - Gerakan Desa - Data Pembangunan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

ANAK JALANAN DAN GELANDANGAN DICOVER BPJS

penanggulangan-kemiskinan-anjal-gelandangan

SAPA - INFORMASI gembira untuk anak jalanan (Anjal) dan gelandangan. Saat ini, anjal dan gelandangan bakal di-cover BPJS Kesehatan. Hal itu didukung penuh Dinas Sosial Propinsi Jawa Tengah dengan mengedarkan surat edaran (SE) ke semua daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Dinas Sosial Kendal pun menerima surat edaran tersebut. Hal itu dibenarkan Kepala Dinsos Kendal Kuncahyadi melalui Kabid Pelayanan Rehabilitasi dan Bantuan Sosial, Isnandar, kepada Radar, Jumat (30/1). Kata dia, selain untuk melakukan pendataan bagi anjal dan gelandangan, pihaknya juga akan melakukan verifikasi dan validasi warga miskin berdasarkan data penerima bantuan jaminan sosial masyarakat atau dalam hal ini JKN.

"Dari surat edaran itu, kami juga diminta memverifikasi dan melekukan validitas data bagi warga miskin tersebut," ungkapnya.

Isnandar mengatakan, verifikasi dan validitas bagi warga miskin itu nantinya akan dilakukan melalui Desa/Keluarahan untuk melakukan Musdes. Dari Musdes, akan diketahui berapa banyaknya warga miskin di wilayah. Sedang bagi warga miskin yang sebelumnya masuk menjadi penerima bantuan jaminan sosial itu dan menjadi kaya, selanjutnya akan dicoret sebagai penerima bantuan tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, validasi data sangat diperlukan agar program penerima bantuan bisa tepat sasaran. "Masyarakat dengan kategori miskin menjadi prioritas. Bagi warga miskin yang sudah kaya akan dicoret. Dan bagi semua warga miskin yang sebelumnya belum terkover diprogram bantuan itu akan dimasukkan semua. Kemudian datanya akan dikirimkan ke pemerintah pusat," terangnya.

Isnandar menambahkan, pihaknya siap menjalankan apa yang menjadi surat edaran tersebut, soal keberadaan Anjal dan gelandangan tercover BPJS. Menurutnya, guna mendukung kegiatan itu kendalanya ada pada administrasinya agar syarat-syarat untuk dapat menjadi anggota penerima manfaat perlindungan kesehatan tersebut.

"Kita tahu sendiri, kadang baik Anjal atau gelandangan saat dirazia mereka tidak tahu dengan alamatnya sendiri. Kalau tak punya NIK, secara administrasinya kan sulit mereka dapat ikit serta masuk pada program jaminan kesehatan tersebut (PBI). Sebagai penggantinya kami akan siapkan SKTM dan surat keterangan dari Disnsos,"pungkasnya.

radarpekalonganonline dot com
                                                                 Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan - Indeks Kesejahteraan Rakyat - Dana Desa - Desa Membangun - TKPK - Gerakan Desa - Data Pembangunan

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook