Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

SERAHKAN BATUAN RASKIN DARI BERAS LOKAL KULONPROGO

kemiskinan-sapa-raskin1

SAPA - Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) secara simbolis menyerahkan bantuan beras miskin daerah (Raskinda) kepada Rohmat, warga pedukuhan Kalijeruk, dan Nafsiatun, warga pedukuhan Boro, di Balai Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Rabu (12/12) sore.

Selain dihadiri warga penerima yang memenuhi kantor Balai Desa, juga hadir Kadinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sonakertrans) Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto, Kabid Sosial Sosnakertrans Arief Prastowo,S.Sos,MSi, Camat Kalibawang Drs.Nurwahyudi,MM, dan Kades Banjarasri Totok Subroto,SE.

Bupati Hasto Wardoyo minta kepada warga masyarakat yang menerima untuk bersyukur karena telah memperoleh raskinda yang dahulu menerima jatah raskin dari pusat. Tetapi setelah adanya pendataan baru tidak mendapatkan, kemudian pemkab Kulonprogo karena benar-benar warga yang tercecer adalah miskin sehingga dibantu melalui APBD perubahan tahun 2012.
Meski tercecer, tidak masuk dalam daftar penerima raskin di data baru, namun semua yang hadir ini adalah orang yang bejo (beruntung) karena memperoleh beras produk lokal Kulonprogo yang rasanya enak.

Tidak seperti raskin biasanya dulu diterima yang berasnya impor dari luar negeri, nanti setiap KK menerima dirapel 8 kali jadi 120 kg. "Tolong jangan dijual apalagi untuk beli pulsa, jangan ya," kata Hasto.

Hasto menambahkan di tahun-tahun mendatang berharap kebijakan pemerintah pusat terkait dengan pengadaan raskin dapat membeli beras lokal Kulonprogo untuk memenuhi kebutuhan raskin yang dibagi setiap bulan.

Karena kalau membeli beras lokal berasnya baru bukan lama, sehingga rasanya enak. Namun demikian pengusaha yang ditunjuk juga konsisten untuk membeli beras dari petani Kulonprogo, bukan membeli dari beras luar Kulonprogo.

Sementara Kadinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sonakertrans) Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto menjelaskan bantuan raskinda merupakan wujud komitmen pemkab yang sangat kuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan wargfa miskin dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kulonprogo.

"Proses pengadaan raskinda melalui mekanisme lelang yang pemenangnya rekanan dari Kulonprogo yang dalam pengadaannya membeli beras dari petani di Kulonprogo yang dikemas dalam karung 15 kg bertuliskan beras miskin daerah Kulonprogo dan logo pemkab," katanya.

Didik, panggilan akrabnya, menambahkan raskinda diberikan berdasarkan data PPLS (Pendataan Program Perlindungan Sosial) tahun 2011 yang dipakai sebagai dasar Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dalam menentukan calon penerima bantuan raskin dari pemerintah pusat, dan Kulonprogo mendapatkan alokasi 50.278 KK.
Jumlah tersebut meningkat 40% dari penerima raskin sebelumnya yang hanya 31.139 RTS-PM (Rumah Tangga Sasaran-Penerima Manfaat) yang berlaku efektif mulai Juni 2012 lalu sampai Desember 2012.

"Meskipun mengalami kenaikan penerima raskin, namun ada 7 desa yang mengalami penurunan, ke-7 desa memandang bahwa yang tidak tercatat masih kategori miskin, maka pemkab mengalokasikan bantuan raskin daerah kepada warga miskin yang tidak mendapat raskin dari pusat melalui APBD Perubahan tahun ini," terangnya.

Menurutnya warga miskin yang menerima raskinda ini sejumlah 272 KK dengan total beras mencapai 32.640 Kg, berdasarkan perhitungan bahwa setiap KK menerima 15 kg/bulan selama 7 bulan (Juni-Desember) ditambah 1 bulan alokasi raskinda 13-an dikalikan 272 KK penerima.

Adapun rincian jumlah KK perdesa yang terbanyak dari desa Banjarasri Kalibawang sejumlah 142 KK, desa Jatimulyo Girimulyo 16 KK, desa Purwosari Girimulyo 30 KK, desa Pendoworejo Girimulyo 29 KK, desa Kembang Nanggulan 23 KK, desa Panjatan 22 KK dan desa Temon Wetan 10 KK.

Sedangkan pendistribusian dilakukan selama 2 hari yakni Rabu (12/12) khusus warga di desa Banjarasri Kalibawang dan 6 desa lainnya pada hari Kamis (13/12).

(MC Kulonprogo/her/toeb)
infopublik dot org

Terpopuler

Terbaru

MENTERI PDTT: DANA DESA NAIK LAGI TAHUN 2018

MENTERI PDTT: DANA DESA NAIK LAGI TAHUN 2018

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PENGELOLAAN DANA DESA, KADES DI WONOGIRI MINTA ADA TENAGA PENDAMPING

PENGELOLAAN DANA DESA, KADES DI WONOGIRI MINTA ADA TENAGA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - KALANGAN kepala desa (Kades) di Wonogiri mengakui...
MENDES APRESIASI EMBUNG DESA MANFAATKAN DANA DESA

MENDES APRESIASI EMBUNG DESA MANFAATKAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
JUMLAH PENGANGGURAN DIY CAPAI 80.245 ORANG

JUMLAH PENGANGGURAN DIY CAPAI 80.245 ORANG

SAPA INDONESIA - KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook