Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KOPERASI DAN WIRAUSAHA IKUT BANTU MENEKAN KEMISKINAN DI NTB

kemiskinan-pemiskinan-koperasintb

SAPA - Selama Tahun 2012 dapat diinformasikan bahwa kinerja penanggulangan kemiskinan di NTB berjalan baik dengan penurunan 18,63 persen. Dibandingkan dengan daerah lain, persentase penurunan tersebut terhitung progresif, sehingga NTB termasuk dalam kelompok 5 besar nasional. Prestasi itu digapai dengan dukungan program terpadu penanggulangan kemiskinan. Salah satunya, yakni penciptaan 100 ribu wirausaha baru. Tapi, Dinas Koperasi dan Usaha Micro Kecil dan Menengah (Diskop dan UMKM) NTB, tidak berani mengklaim berapa persen yang bisa disumbangkan untuk menekan angka kemiskinan itu.

Kepala Diskop dan UMKM NTB, Ir. H. Moh. Rusdi, MM., mengatakan, pengembangan wirausaha baru diarahkan pada sector jasa, perdagangan, pariwisata, pengembangan agribisnis pertanian hingga industry kreatif. Sasaran utamanya, yakni kalangan kaum muda yang baru tamat sekolah, para sarjana yang menganggur dan yang putus sekolah. Selain itu, didorong lahirnya para wirausahawan baru dari kalangan pekerja agar mereka berani membuka usaha sendiri.

" Kami juga terus mendorong agar pengusaha kecil dan koperasi juga didorong untuk mengembangkan wirasaha baru, sehingga terjadi singkronisasi antara koperasi dan gerakan menumbuhkembangkan budaya wirausaha di tengah masyarakat. Bergeraknya usaha tersebut akan sangat didukung dengan dukungan perbankan yang berkelanjutan. Untuk itu penyaluran

Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus diupayakan ditingkatkan," katanya.

Sejumlah rangsangan diberikan pemerintah daerah, seperti pendidikan dan pelatihan (Diklat) kewirausahaan, bimbingan dan konsultasi managemen pengembangan usaha. Lainnya, diadakan temu usaha dan promosi, penyediaan dan pendistribusian sarana belajar mandiri. Ada juga pengembangan teknologi tepat guna, pemberian akses pasar dan peningkatan pangsa pasar hingga pemberian bantuan permodalan selektif. " Program itu dilaksanakan secara berkelanjutan," jelasnya.

KUR di NTB sejak 2009 hingga 2011 meningkat serapannya hingga 65 persen. Kredit UMKM yang dikucurkan perbankan di NTB pada 2011 mencapai 13,8 miliar. Hampir 30 persennya atau sekitar Rp 3,8 miliar dimanfaatkan UMKM. Berdasarkan jenis penggunaanya, 79 persen untuk modal kerja dan sisanya 20,91 persen untuk investasi. Sementara ivestasi Idustri Kecil Kecil Menengah (IKM) tahun 2011 sebesar Rp 411,2 miliar dengan nilai produksi Rp 2,27 triliun dan mampu menyerap 263.466 tenaga kerja. 

 

globalfmlombok dot com

Terpopuler

Terbaru

MENTERI PDTT: DANA DESA NAIK LAGI TAHUN 2018

MENTERI PDTT: DANA DESA NAIK LAGI TAHUN 2018

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PENGELOLAAN DANA DESA, KADES DI WONOGIRI MINTA ADA TENAGA PENDAMPING

PENGELOLAAN DANA DESA, KADES DI WONOGIRI MINTA ADA TENAGA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - KALANGAN kepala desa (Kades) di Wonogiri mengakui...
MENDES APRESIASI EMBUNG DESA MANFAATKAN DANA DESA

MENDES APRESIASI EMBUNG DESA MANFAATKAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
JUMLAH PENGANGGURAN DIY CAPAI 80.245 ORANG

JUMLAH PENGANGGURAN DIY CAPAI 80.245 ORANG

SAPA INDONESIA - KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook