Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

GERAKAN MANDIRI DESA UNTUK MENANGGULANGI KEMISKINAN

kemiskinan-sapa-mandiridesa800SAPA - Gerakan mandiri pangan secara serentak di laksanakan di 800 desa selama Tahun 2013. Upacara pencanangannya dilakukan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Jumat (15/2), di Dusun Dondong, Desa Joho, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri.

Dari 800 desa mandiri pangan tersebut, sebanyak 22 desa berlokasi di Kabupaten Wonogiri.

Masing-masing desa, mendapatkan bantuan dana Rp 47 juta. Gerakan desa mandiri pangan ini, sebagai bagian dari emplementasi program 'bali ndesa mbangun desa'. ''Yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Jateng,'' tegas Gubernur Bibit Waluyo.

Kepada warga Dusun Dondong, Gubernur yang datang bersama Ny Bibit Waluyo, menyerukan, agar jangan mudah menyerah dengan kondisi alam. Tapi pandai-pandilah menyatu dengan alam setempat. Jalani kehidupan secara ikhlas. ''Nyatane warga mriki lak nggih sehat-sehat ta ? (Kenyataannya warga di sini kan juga sehat-sehat),'' ujar Gubernur yang disambut jawaban serentak warga: ''Sehat.....''?

Dusun Dondong, merupakan wilayah pedesaan yang berada di ujung barat daya wilayah Jateng, yang berada di tapal batas dengan Desa Saban Kecamatan Rongkop Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta. ''Sudah lama sebenarnya saya merindukan untuk dapat datang ke sini. Tapi karena kesibukan, baru sekarang dapat saya lakukan,'' tutur Gubernur.

Kata Gubernur, gerakan desa mandiri pangan, dapat dimulai dengan memanfaatkan tanah pekarangan. Untuk ditanami sayur-mayur, ubi gembili, palawija dan tanaman produktif lainnya, supaya masyarakat meningkat kesejahteraannya.

Desa mandiri pangan yang juga mendapatkan bantuan ternak, hendaknya dapat dibudidayakan secara maksimal. Agar dapat 'ngrembaka' (beranak-pinak). ''Kalau lahan di sini cocok untuk budidaya padi gogo Situbagendit, nanti saya beri bantuan bibitnya ? Di Blora padi jenis ini dapat berproduksi 7 ton per hektare,'' ujar Gubernur. Tapi tawaran ini ditolak warga, karena yang cocok di lahannya adalah padi gogo jenis Slegreng.

Didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng, Ir Gayatri Indah Cahyani MSi, Gubernur Bibit Waluyo menyerahkan aneka bantuan yang bernilai total Rp 1,037 miliar untuk mendukung suksesnya gerakan desa mandiri pangan. Termasuk di dalamnya bantuan kepada kelompok tani wanita Sumber Rezeki Dusun Dondong, Suyatmi, sebesar Rp 47 juta, bantuan untuk optimalisasi pekarangan, proyek padat karya pangan sampai bantuan untuk pengembangan warung sekolah.

Kecuali serangkaian bantuan tersebut, secara spontan Gubernur memberikan tambahan uang sebagai iuran untuk ikut mendukung pembangunan jalan sebesar Rp 10 juta. Bupati Danar Rahmanto, menyatakan, 30 persen penduduk Dusun Dondong Desa Joho termasuk warga miskin. Di Kabupaten Wonogiri, ungkap Bupati, gerakan desa mandiri pangan dikembangkan di 12 di 9 kecamatan.

Dalam mewujudkan kecukupan pangan masyarakat, juga dilaksanakan gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) di 27 desa di 10 kecamatan. ''Yang itu mampu meraih prestasi di tingkat regional dan nasional,'' ujar Bupati.

Kepala Kantor Ketahanan Pangan (KKP) Wonogiri, Ir Safuan, menyatakan, bersamaan dengan pelaksanaan P2KP dan gerakan desa mandiri pangan, juga digalakkan optimalisasi pemberdayaan kelompok wanita tani. Termasuk di dalamnya pengolahan potensi pangan lokal. Di Dusun Dondong, Gubernur menebarkan bibit ikan ke kolam warga, menyaksikan pesat patok ternak yang diikuti 140 ekor kambing, meninjau kebun produktif pekarangan dan mengunjungi pelaksanaan padat karya pangan.

Selanjutnya, kunjungan Gubernur diteruskan ke Desa Nambangan Kecamatan Selogiri, untuk mengunjungi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) di Desa Nambangan Kecamatan Selogiri. Gubernur berkenan menyerahkan bantuan Rp 150 juta untuk pembangunan gudang cadangan pangan berkapasitas 100 ton.

Kedatangan Gubernur, disambut dendang lagu sorak-sorak bergembira yang syairnya digubah menjadi: ''Sorak-sorak bergembira, bergembira kita semua. Telah datang gubernur kita, Bapak Bibit Waluya. Bali ndesa mbangun desa, mari kita lanjutkan.....'' sambil bertepuk tangan bersama. Juga disuguhi musik hadroh wanita muslim.

Melalui Kades Joho, Bambang Surya Edi, warga mengeluh karena sarana air minum ledeng pedesdaan dari sumber Seropan Gunungkidul macet. ''Soal kemacetan ledeng, nanti akan saya sampaikan ke Balai Besar sebagai pihak pengelolanya,'' tegas Gubernur.

 

Sumber : Suara Merdeka dot com

Terpopuler

Terbaru

PEMDA DIDORONG BANTU SOSIALISASI SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN

PEMDA DIDORONG BANTU SOSIALISASI SUBSIDI LISTRIK TEPAT SASARAN

SAPA INDONESIA - SUBSIDI listrik untuk 18,7 juta pelanggan...
PERTUMBUHAN TINGGI TAK JAMIN BEBAS MASALAH KEMISKINAN

PERTUMBUHAN TINGGI TAK JAMIN BEBAS MASALAH KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika mengatakan...
PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN BUTUH PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN

PEMBANGUNAN EKONOMI PERDESAAN BUTUH PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN

SAPA INDONESIA - SEJUMLAH kalangan menilai pengembangan ekonomi...
DIDUGA KORUPSI DANA DESA RP 500 JUTA, KADES DI GARUT DICOKOK POLISI

DIDUGA KORUPSI DANA DESA RP 500 JUTA, KADES DI GARUT DICOKOK POLISI

SAPA INDONESIA - POLISI meringkus pria berinisial Y (41), oknum...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook