Penanggulangan Kemiskinan - Melawan Pemiskinan SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

EMPAT TARGET MDGs YANG PERLU PERHATIAN KHUSUS

kemiskinan-pemiskinan-menkokesra2

SAPA - Menko Kesra HR. Agung Laksono dalam sambutannya pada pembukaan acara FORUM KOMUNIKASI STAF AHLI MENTERI (FORKOMSAM) bidang kesra mengemukakan bahwa kegiatan forum ini sangat bermanfaat untuk menentukan arah dan koordinasi yang dilakukan Kemenkokesra, Lingkup Koordinasi Bidang Kesra, agar lebih mempercepat capaian terwujudnya hasil pembangunan, yang berarti tercapainya tujuan negara. Agenda ini lanjutnya, memiliki posisi yang sangat setrategis dan sungguh tepat dilaksanakan pada awal tahun, pembangunan untuk mencapai tujuan melenium, dengan 8 tujuan yang hanya tinggal 1 tahun 11 bulan.

"Dengan waktu yang sangat pendek, tidaklah dapat tercapai semua target dan sasaran. Karena itu masih ada 4 target yang harus mendapat perhatian khusus," ungkapnya.

Empat target tersebut adalah penurunan angka kematian bayi, penurunan angka kematian ibu melahirkan, masalah KB, dan pencapaian cakupan air bersih dan sanitasi yang masih di bawah target.MDGs adalah komitmen bersama untuk mewujudkan masyarakat aman, damai, adil dan sejahtera, serta berdaya saing menuju Indonesia yang lebih baik. Tujuan MDGs yang terkait dengan Forkomsam tahun 2013, adalah pengentasan kemiskinan, target ini dikelompokan dalam tujuan yang dapat tercapai, karena kelompok miskin pada tahun2012 di bawah 10%.

"Dan ini menjadikan tugas kita di bawah koordinasi bidang kesra. Maka diharapkan forum ini memberikan rekomendasi bagi Kemenko Kesra untuk mempercepat pencapaianya target pembangunan," tambahnya.

Agung berharap, agar daerah Provinsi segera memetakan permasalahan, lokasi serta arahkan pada tujuan 4 sasaran yang belum tercapai MDGs, dan pastikan program berjalan sesuai agenda. Bagi provinsi yang memerlukan bantuan diharapkan pula segera koordinasi dengan menteri terkait untuk mencari bentuk terbaik dalam percepatan MDGs.

Sementara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamenku Buwono X, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagub Paku Alam IX, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Forkomsam Bidang Kesra di Yogyakarta ini, sekaligus mendorong Yogyakarta sebagai tujuan wisata MICE ( Meeting Incentive Conferene, and Exhibition).

Yogyakarta ungkapnya, bukanlah suatu daerah yang dianugerahi sumber daya alam melimpah sebagai penopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). karena itu, berdasarkan kondisi wilayah, pembangunan difokuskan pada tiga pilar pembangunan utama, yaitu pendidikan, budaya dan pariwisata.

"Tentunya pendidikan tidaklah lepas dari akar kebudayaan yang tumbuh bersama masyarakat. Dengan hadirnya UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, mampu menjadikan Yogyakarta sebagai masyarakat yang cerdas dan berbudaya," terang Sultan.

Pemerintah DIY tambahnya, memiliki komitmen untuk mewujudkan tercapainya target MDGs tahun 2015. Hal ini dibuktikan dengan berbagai program prioritas pembangunan yang terdapat dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD), dalam upaya menjadi mitra kerja pemerintah pusat, untuk program pengentasan kemiskinan dan percepatan pencapaian MDGs.

Forkomsam diikuti perwakilan maupun unsur Deputy, staf ahli, staf khusus, pejabat Eselon I dan Eselon II di bawah koordinasi bidang kesra dari beberapa kementerian, seperti Kementerian Sosial, Pendidikan dan Kebudayaan, Perumahan Rakyat, Pemuda dan Olahraga, Kesehatan, Lingkungan Hidup, Agama, Pariwisata, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan utusan dari berbagai instansi terkait.

"Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari dengan pola ceramah, Tanya jawab, dan diskusi perumusan dan penyusunan rekomendasi. Diselenggarakan sekali dalam setahun," jelas Ketua Pelaksana, DR. Haswan Yunaz, SE.MSi, dalam laporannya.

Forkomsam Bidang Kesra lanjutnya, bertujuan menampung ide-ide kreatif dan inovatif dengan upaya perencanaan program dan koordinasi pembangunan Bidang Kesra. Mengawal dan menjamin tersedianya rumusan kebijakan, program dan kegiatan setrategis, Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan bidang kesra, Serta memperlancar proses komunikasi diantara staf ahli menteri yang terkait dengan bidang kesra.

 

menkokesra dot go dot id

Terpopuler

Terbaru

PENGELUARAN MASYARAKAT KELAS BAWAH RI MASIH BELUM MEMBAIK

PENGELUARAN MASYARAKAT KELAS BAWAH RI MASIH BELUM MEMBAIK

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH dinilai gagal dalam mengatasi ketimpangan...
ENTASKAN KEMISKINAN, RIDWAN KAMIL KEMBANGKAN

ENTASKAN KEMISKINAN, RIDWAN KAMIL KEMBANGKAN "FAMILY FOR FAMILY"

SAPA INDONESIA - WALI KOTA Bandung Ridwan Kamil mengembangkan...
DESA WISATA YOGYAKARTA : GUNUNGKIDUL FOKUS PENGEMBANGAN 4 DESA WISATA BARU 2017

DESA WISATA YOGYAKARTA : GUNUNGKIDUL FOKUS PENGEMBANGAN 4 DESA WISATA BARU 2017

SAPA INDONESIA - PADA 2017 Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten...
ALOKASI DANA DESA DI KUDUS CAPAI RP 219,89 MILIAR

ALOKASI DANA DESA DI KUDUS CAPAI RP 219,89 MILIAR

SAPA INDONESIA - ALOKASI dana pemerintah desa di Kabupaten...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook