Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KONSUMSI-INVESTASI HELA PERTUMBUHAN

kemiskinan-sapa-konsumsihelainvestasi

SAPA INDONESIA - KONSUMSI rumah tangga dan investasi menjadi penghela pertumbuhan ekonomi triwulan II-2017. Konsumsi rumah tangga tumbuh, tetapi lajunya melambat. Sementara investasi, baik swasta maupun pemerintah, mencatatkan pertumbuhan tertinggi, minimal sejak 2013.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan Senin (7/8), kegiatan ekonomi Indonesia secara agregat atau juga disebut sebagai produk domestik bruto (PDB) nasional pada triwulan II-2017 adalah Rp 3.366,8 triliun.

Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi nasional pada periode tersebut adalah 5,01 persen. Catatan ini sama dengan pertumbuhan ekonomi triwulan I-2017, tetapi lebih lambat ketimbang pertumbuhan ekonomi triwulan II-2016 sebesar 5,18 persen.

Secara akumulatif, pertumbuhan semester I-2017 adalah 5,01 persen. Pemerintah dan DPR sepakat menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,2 persen. Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi triwulan II-2016 adalah 5,05 persen. Sampai dengan akhir tahun, pertumbuhan ekonomi 2016 adalah 5,02 persen.

Kepala BPS Suhariyanto dalam keterangan pers di Jakarta, kemarin, menyatakan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2017 sebesar 5,01 persen di bawah ekspektasi banyak pihak. Namun, capaian tersebut masih tergolong lumayan di tengah situasi perekonomian global yang penuh ketidakpastian dan harga komoditas yang turun.

Dari aspek sektoral, tiga besar penopang pertumbuhan ekonomi tumbuh positif semuanya. Namun, lajunya melambat, baik dibandingkan dengan triwulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu. Sektor yang dimaksud adalah industri manufaktur, pertanian, dan perdagangan.

Sementara dari aspek pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi basis pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Porsinya mencapai 55,61 persen dari total PDB triwulan II-2017. Pertumbuhannya pada periode tersebut adalah 4,95 persen atau relatif sama dengan triwulan I-2017 yang sebesar 4,94 persen. Namun, ini lebih rendah ketimbang pertumbuhan pada triwulan II-2016 sebesar 5,07 persen.

Daya beli tak turun

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Sri Soelistyowati menjelaskan, konsumsi makanan masih tumbuh tinggi pada triwulan II-2017, di antaranya adalah restoran. Belanja masyarakat juga besar selama liburan pada triwulan II-2017 yang berjumlah 39 hari.

Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan, Soelistyowati melanjutkan, transaksi debit tidak meningkat signifikan. Justru simpanan di bank yang meningkat signifikan. Demikian pula dengan pembelian finansial.

"Dari indikasi tersebut, saya asumsikan daya beli secara umum tidak turun, tetapi masyarakat lebih menunggu atau menahan belanja. Ada pula yang investasi," kata Soelistyowati.

Masih dari aspek pengeluaran, yang juga besar sumbangannya terhadap pertumbuhan triwulan II-2017 adalah investasi. Dengan porsi 31,36 persen terhadap PDB, investasi pada triwulan II-2017 tumbuh 5,35 persen. Ini merupakan laju pertumbuhan investasi tertinggi dibanding periode yang sama, minimal sejak 2013.

Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik UGM A Tony Prasetiantono berpendapat, naiknya investasi merupakan berita bagus. Porsi konsumsi rumah tangga perlu dikurangi dan pada saat yang sama porsi investasi ditingkatkan.

Secara terpisah, Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo mengatakan, secara umum kondisi ekonomi menunjukkan situasi yang terus membaik dan ia optimistis pada triwulan III dan IV pertumbuhan akan di atas 5,2 persen sehingga sepanjang tahun tetap 5-5,4 persen.

Sumber: Kompas dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

SAPA INDONESIA - MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencurigai...
PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) menegaskan...
PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

SAPA INDONESIA - PROGRAM padat karya cash dari dana desa diharapkan...
WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook