Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

15 KABUPATEN DI JATENG MASUK ZONA MERAH KEMISKINAN

kemiskinan-15kabjatengzonamerah

SAPA INDONESIA - SEBANYAK 15 kabupaten di Jawa Tengah masuk dalam zona merah kemiskinan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Operation Room Graha Adiguna Kompleks Pemkab Purbalingga, Kamis (19/10/2017).

Heru menyebut, 15 kabupaten/kota tersebut, yakni Kabupaten Wonosobo, Kebumen, Brebes, Purbalingga, Rembang, Pemalang, Banjarnegara, Banyumas, Klaten, Sragen, Cilacap, Demak, Purworejo, Grobogan, dan Demak.

Kabupaten Purbalingga, ucap Heru, menjadi daerah yang paling banyak menerima bantuan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemprov Jateng, yakni sebanyak 1.050 unit rumah. Sebab, Purbalingga bersemangat dan berkomitmen kuat mengentaskan kemiskinan.

"Jawa Tengah bagian barat memang tingkat kemiskinannya masih tinggi, kabupaten di eks Karesidenan Banyumas seperti Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap," kata Heru.

Bupati Purbalingga, Tasdi menuturkan, berbagai program pengentasan kemiskinan membuahkan hasil signifikan. Bahkan kinerja penurunan kemiskinan Kabupaten Purbalingga (13,4 persen) lebih tinggi dari Provinsi Jawa Tengah yang hanya 7,22 persen.

Meski demikian, Tasdi tidak menafikkan jika Purbalingga masih berada di urutan keempat dari 35 kabupaten/kota dengan garis kemiskinan tertinggi dan pendapatan perkapita masyarakat hanya Rp 301.862.

"Tahun ini target kami dapat merehab 5.000 rumah. Dari APBD Purbalingga 2.030 unit, dari provinsi 1.050 unit, sisanya dukungan dari pemerintah desa, OPD, CSR perbankan, perusahaan dan lembaga sosial," kata Tasdi.

Selain rehab RTLH, upaya lainnya melalui gerakan menarik kembali anak usia sekolah yang tidak sekolah melalui program Kartu Purbalingga Pintar. Sasaran program ini 155 anak usia SD, 174 siswa SMP, Paket A 135 anak, dan Paket B 199 anak.

Tahun 2017 ini memberikan jaminan kesehatan bagi warga miskin yang tidak masuk dalam Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dengan anggaran Rp 12,072 miliar.

"Tahun ini kami menganggarkan Rp 3 miliar dengan target terbangun jambanisasi sebanyak 6.000 unit. Sedangkan dari provinsi, kita harapkan terealisasi bantuan untuk 400 unit jambanisasi dengan anggaran Rp 280 juta," kata dia.

Sumber: Kompas dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

SAPA INDONESIA - MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencurigai...
PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) menegaskan...
PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

SAPA INDONESIA - PROGRAM padat karya cash dari dana desa diharapkan...
WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook