Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

TIGA HAL PENYERAP APBN TERBANYAK

kemiskinan-pemiskinan-miskinpekanbaru

SAPA - Tiga hal yang menjadi isu penting tentang permasalahan yang paling banyak menyerap anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di negara ini adalah Bahan bakar minyak (BBM), belanja modal, serta kemiskinan.

"Dari BBM saja rencana anggaran sebesar Rp 137,4 triliun, dalam realisasinya pemerintah menganggarkan Rp 211,9 triliun, atau sebanyak 154,2 %," ujar Direktur Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati, Kamis (21/2/2013).

Berdasarkan data BPH Migas yang saat ini berubah menjadi SKK Migas, Enny menyimpulkan realisasi volume konsumsi BBM bersubsidi terus membengkak.

Sementara volume konsumsi BBM non subsidi, yang notabene untuk industri relatif stagnan.

"Kalau sesuai dengan data ini, saya menilai dari berapapun kuota anggaran yang disediakan untuk BBM bersubsidi, pasti semua itu tetap akan habis", ungkap dia.

Dalam penjelasannya, dia mengatakan murahnya BBM subsidi akan berdampak pada rendahnya insentif ekonomi untuk pengembangan sumber energi di luar BBM.

Data dari kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat, komposisi BBM bersubsidi dari 2011 meningkat di 2012. Volume premium naik dari 25,53 juta kilo liter di 2011, menjadi 28,34 juta kilo liter pada 2012.

Kemudian solar dari 14,56 juta kilo liter di 2011, menjadi 15,73 juta kilo liter. Hanya dari minyak tanah yang mengalami penurunan dari 1,70 juta kilo liter pada 2011, menjadi 1,20 juta kilo liter pada 2012.

Selain BBM, kata Enny, anggaran belanja negara menjadi salah satu alokasi yang paling banyak menyerap dana.

"Jangan salah, anggaran belanja negara juga terus meningkat, dan ini menjadi salah satu alokasi yang paling menyerap banyak dana anggaran", ungkap dia.

Dari sumber Kementerian Keuangan, realisasi belanja modal di 2010 sebanyak Rp 80,29 triliun dari anggaran Rp 95,02 triliun.

Pada 2011, realisasi sebanyak Rp 117,9 triliun dari yang anggaran Rp 144,57 triliun. Sedangkan tahun 2012 kemarin, realisasi mencapai Rp 140,2 triliun dari anggaran Rp 176,1 triliun.

Dari segi anggaran untuk program pengentasan kemiskinan, total anggaran yang digelontorkan pemerintah dalam enam tahun terakhir mencapai Rp 468,2 triliun dengan efektifitas pengurangan jumlah penduduk miskin sebesar 8,61 juta orang.

"Bayangkan saja, dari sekian banyak dana yang dikeluarkan pemerintah, hanya mengurangi penduduk miskin

sebanyak 8,61 juta orang, bagaimana kedepannya kalau seperti ini?", ungkap dia.

Ketiga masalah yang menjadi alokasi anggaran APBN terbesar inilah yang masih menjadi sorotan oleh para pakar ekonomi.

Mereka menilai permasalahan BBM, kemiskinan, dan belanja negara belum terlihat solusinya. APBN yang sudah dianggarkan dari tahun ke tahun dinilai juga belum terlalu berdampak dalam perkembangan ekonomi yang realitas.

 

bisnis dot liputan enam dot com

Terpopuler

Terbaru

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

KUTUH DIJADIKAN “ROLE MODEL” PEMBANGUNAN DESA DI BADUNG

SAPA INDONESIA - WAKIL Bupati Badung, Ketut Suiasa, menegaskan...
PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

PEMERINTAH BAKAL TAMBAH DANA DESA 10% DI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat...
KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

KEMISKINAN BENGKULU DAN JANJI KPK YANG DILUPAKAN SANG GUBERNUR

SAPA INDONESIA - GUBERNUR BENGKULU Ridwan Mukti bersama istrinya,...
DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

DANA DESA TAK KUNJUNG CAIR, KEPALA DESA BERANG PEMBANGUNAN TERHAMBAT

SAPA INDONESIA - PENCAIRAN Dana Desa di Kabupaten Purworejo...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook