Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KURANGI KEMISKINAN, PRESIDEN MINTA BANTUAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DINAIKKAN

kemiskinan-PKHdinaikkan

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo meminta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencana Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro agar tahun depan meningkatkan bantuan tunai untuk program keluarga harapan atau Rumah Tangga Sangat Miskin dan bagi anggota keluarga Rumah Tangga Sasaran dengan persyaratan tertentu.

Dari semula 16 persen dari total pengeluaran RTMS menjadi 20 persen dari total pengeluaran RTMS dan RTS.
Bahkan, Presiden Jokowi juga meminta anggaran PKH 2019 yang semula dirancang Rp 50 triliun diharapkan ditambah Rp 20 triliun atau menjadi sekitar 70 triliun.

Dengan peningkatan anggaran PKH tersebut, bantuan tunai yang semula Rp 2 juta per tahun per RTSM akan meningkat menjadi Rp 2,4 juta per tahun dan per RTSM.

"Kalau program PKH tahun ini bisa dipercepat untuk yang 10 juta RTSM dan program PKH tahun depan ditingkatkan bantuan tunainya menjadi 20 persen dari pengeluaran keluarga RTSM, kita harapkan angka kemiskinan akan turun di bawah 9 persen," kata Presiden Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/3).

Namun, kata Presiden Jokowi, bantuan tunai dengan persyaratan tersebut harus dilakukan dengan pendampingan sehingga penyalurannya selain tepat waktu dan tepat sasaran. Jadi, kuncinya ada di sini dan itu penting," kata Presiden Jokowi.

Masih dihitung

Bambang Brojonegoro yang ditanya seusai sidang kabinet mengatakan, jika PKH pada 2018 dipercepat, diharapkan program tersebut dapat menurunkan angka kemiskinan di Indonesia dari semula 10,14 persen menjadi 10 persen.

"Jika bantuan tunai untuk RTSM kita naikkan menjadi 20 persen dari total pengeluaran keluarga RTSM, angka penurunan kemiskinannya di bawah 9 persen. Target kita memang menurunkan angka kemiskinan pada tahun depan. Namun, angkanya masih akan kita hitung lagi," ujar Bambang.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto mengatakan, dengan peningkatan bantuan tunai bagi keluarga RTSM dan Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan persyaratan anak dan keluarganya harus tetap datang bersekolah dan ke poliklinik, pemerintah berharap angka kemiskinan akan turun sesaui target 9 persen pada 2019.

Menurut Bambang, PKH merupakan program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada RTSM dan bagi anggota keluarga RTS yang dikucurkan dengan kewajiban melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan.

Program ini bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Pelaksanaan PKH juga mendukung upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs). Lima Komponen tujuan MDGs yang akan terbantu oleh PKH adalah Pengurangan Penduduk Miskin dan Kelaparan; Pendidikan Dasar; Kesetaraan Jender; Pengurangan Angka Kematian Bayi dan Anak Balita; Pengurangan Kematian Ibu Melahirkan.

Sumber: Kompas dot com
Di dukung oleh KKIPK (www.kkipk.org)

Terpopuler

Terbaru

KLAIM KEMISKINAN TURUN, KPM PKH BERTAMBAH

KLAIM KEMISKINAN TURUN, KPM PKH BERTAMBAH

SAPA INDONESIA - MENTERI Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita...
KEMISKINAN DI KABUPATEN PATI TAHUN 2018 MENURUN

KEMISKINAN DI KABUPATEN PATI TAHUN 2018 MENURUN

SAPA INDONESIA - BADAN Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pati...
JALIN MATRA SUKSES TEKAN ANGKA KEMISKINAN

JALIN MATRA SUKSES TEKAN ANGKA KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - JALAN Lain Menuju Kesejahteraan Rakyat (Jalin...
PEMKAB BANTUL: TAHUN INI GAGAL CAPAI TARGET PENURUNAN ANGKA KEMISKINAN

PEMKAB BANTUL: TAHUN INI GAGAL CAPAI TARGET PENURUNAN ANGKA KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMKAB Bantul gagal mencapai target penurunan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook