Undang Undang Desa, Kemiskinan, Dana Desa, Pendamping Desa, BUMDes, Pemerintahan Desa, Sistem Informasi Desa, Kesejahteraan, Gerakan Desa SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

JOKOWI TARGET ANGKA KEMISKINAN HANYA 8 PERSEN

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) berupaya untuk menekan angka kemiskinan. Salah satunya dengan memperbanyak cakupan penerima bantuan sosial berupa program keluarga harapan (PKH).

Dia mengatakan, jumlah keluarga penerima PKH tiap tahun terus bertambah dari enam juta pada 2016, kemudian bertambah menjadi 10 juta pada 2017, dan direncanakan naik hingga 15 juta keluarga penerima pada tahun depan.

Dengan penambahan jumlah tersebut pemerintah berharap ada penurunan angka kemiskinan secara drastis.

"Kita turunkan hingga delapan persen. Tembakannya ke situ, arahannya ke sana," kata Jokowi usai membagikan sertifikat tanah di Alun-alun Lamongan, Kamis (8/3).

Jokowi menjelaskan, untuk menurunkan angka kemiskinan di angka delapan persen, pemerintah bukan hanya akan menaikan jumlah keluarga penerima hingga 15 juta, tapi juga jumlah rupiah yang diberikan. Saat ini satu keluarga penerima berhak mendapatkan bantuan Rp 1.890.000.

Kajian yang dilakukan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) diharap kenaikan nominal angka bisa mencapai dua kali lipat atau minimal setengah dari dana yang diberikan sekarang. Menurutnnya, keinginan untuk menaikan jumlah penerima dan nominal uang bukan tanpa alasan.

Pemerintah sekarang sudah lebih paham siapa saja, di daerah mana saja yang memang berhak mendapatkan bantuan tersebut. Sasaran bantuan PKh semakin terlihat jelas. Namun, yang masih harus diperbaiki dalam penyaluran bantuan PKH, yaitu di sisi pendampingan.

Sebab para pendamping yang juga memantau penggunaan PKH kerap kesulitan mengajak para keluarga penerima membuat uang yang diberikan lebih produktif dan dipakai sesuai ketentuan.

Bantuan ini sejatinya diberikan pemerintah untuk membantu agar setiap keluarga yang membutuhkan bisa memenuhi kebutuhan gizi dan pendidikan sang anak.

Jangan sampai ada anak yang tidak bisa membeli perlengkapan sekolah seperti buku, seragam, sepatu dan kebutuhan lainnya. Selain itu dana dari PKH disalurkan agar anak-anak Indonesia tidak ada yang mengalami gizi buruk.

Sumber: Republika dot co dot id
Di dukung oleh KKIPK (www.kkipk.org)

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN TURUN, MASIH ADA 69 JUTA ORANG RENTAN MISKIN DI RI

KEMISKINAN TURUN, MASIH ADA 69 JUTA ORANG RENTAN MISKIN DI RI

SAPA INDONESIA - MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas)...
GARIS KEMISKINAN RP 400 RIBU PER BULAN, TEPATKAH?

GARIS KEMISKINAN RP 400 RIBU PER BULAN, TEPATKAH?

SAPA INDONESIA - PASCA dirilisnya angka kemiskinan BPS (16/7/2018),...
ANGKA KEMISKINAN DI 7 PROVINSI MENINGKAT, INI FAKTOR PENYEBABNYA

ANGKA KEMISKINAN DI 7 PROVINSI MENINGKAT, INI FAKTOR PENYEBABNYA

SAPA INDONESIA - BADAN Pusat Statistik atau BPS mencatat dari...
KEMISKINAN DI DESA MASIH TINGGI, EFEKTIVITAS DANA DESA DIPERTANYAKAN

KEMISKINAN DI DESA MASIH TINGGI, EFEKTIVITAS DANA DESA DIPERTANYAKAN

SAPA INDONESIA - DAMPAK positif peningkatan produktivitas yang...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook