Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KARTU JAMKESMAS LAMA DIPERPANJANG SAMPAI 31 MARET 2013

kemiskinan-sapa-jamkesmaslamakemenkesSAPA - Untuk masa berlakunya kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) lama akhirnya diperpanjang oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selama satu bulan, yakni sampai 31 Maret 2013.

Perpanjangan kartu tersebut terpaksa dilakukan menyusul terjadinya karut-marut dalam proses pendistribusian kartu baru.

"Masa berlaku kartu lama kita perpanjang satu bulan. Jadi pemegang kartu Jamkesmas lama tetap mempunyai hak untuk dilayani di rumah sakit (RS) yang terikat kerja sama dengan Jamkesmas," tegas Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes Akmal Taher, di Jakarta, Kamis (28/2) petang.

Sedianya masa berlaku kartu lama dijadwalkan habis pada 28 Februari. Lantaran berbagai kendala, masa berlaku diperpanjang lagi hingga 31 Maret dan baru habis berlakunya pada 1 April 2013.

Keputusan untuk mencetak kartu baru dilakukan karena pemerintah melakukan update data peserta. Selain itu, pada tahun ini, peserta Jamkesmas bertambah sekitar 9 juta orang, dari sebelumnya 76,4 juta kini menjadi 86,4 juta jiwa.

Peserta Jamkesmas terdiri dari kelompok sangat miskin, miskin, dan hampir miskin yang datanya telah divalidasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Sejumlah masalah diakui Akmal terjadi selama proses pendistribusian kartu. Pertama pendistribusian kartu baru belum seluruhnya sampai ke tangan peserta hingga batas akhir waktu yang ditentukan. Di samping itu, karena sosialisasi kurang, masih banyak RS yang menolak memberikan pelayanan pada pemegang kartu lama. Hal itu menimbulkan kekisruhan di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Akmal mengaku, telah menginstruksikan agar RS tetap memberikan pelayanan kesehatan pada pemegang kartu lama.

Akmal juga mengakui terdapat sekitar 3% atau 2,5 juta kartu yang jatuh pada mereka yang tidak berhak. Di sejumlah daerah, PNS yang notabene sudah memiliki jaminan kesehatan dari Askes diberikan pula kartu Jamkesmas.

"Data dari mereka yang tidak berhak akan kita validasi lagi. Kalau tidak sesuai, otomatis langsung kita coret," ujarnya.

Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan Usman Sumantri menambahkan, lantaran dilakukan update data, otomatis terjadi pula perubahan data peserta Jamkesmas.

"Data Jamkesmas kan lima tahun tidak di-up date," tandasnya.

Konsekuensi dari perubahan data, berdampak pada adanya sejumlah data peserta yang terhapus dan terjadi perpindahan. Usman mengatakan, memang terjadi perpindahan data peserta dari mereka yang sebelumnya masuk Jamkesmas menjadi Jamkesda dan begitu pula sebaliknya. Jumlah perpindahan data ini jumlahnya sekitar 10%.


Sumber : Metrotvnews dot com

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

SAPA INDONESIA - MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencurigai...
PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) menegaskan...
PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

SAPA INDONESIA - PROGRAM padat karya cash dari dana desa diharapkan...
WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook