Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

52 BUMDES DI ROKAN HULU SIAP SUKSESKAN PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN

kemiskinan-pemiskinan-rokanhulu

SAPA - Peran dan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) di Kabupaten Rokan Hulu tidak diragukan lagi fungsi dan outputnya. Badan usaha itu juga ikut mendukung program pemerintah daerah.

Selain telah menjadi badan usaha dalam upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan, ternyata usaha desa itu juga menjadi program pendukung pemerintah dalam pengentasan angka kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Berdirinya Bumdes dan UED-SP juga turut membantu pemerintah dalam meminimalisir angka pengangguran yakni membuka lapangan kerja baru bagi kalangan generasi muda Rohul. Terbukti, setelah berdirinya dua usaha desa, angka pengangguran terus mengalami pengurangan.

Di Kabupaten Rokan Hulu sudah berdiri sebanyak 52 Bumdes tersebar di 16 kecamatan. Selain Perbankan, teranyata keberadaan badan usaha itu telah banyak membantu ekonomi masyarakat terutama dalam berbagai bidang usaha kecil menengah (UKM).

Data dari Koordinator Bumdes Kabupaten Rohul, sampai 31 Desember 2012 lalu, laba bersih yang dicapai sebanyak 52 Bumdes di 16 kecamatan sekitar Rp3.420.569.386 dengan perkembangan transaksi Rp144.847.146.000. Dana itu telah bergulir kepada 16.723 peminjam yang telah bergerak di tujuh unit usaha.

Menurut Koordinator Bumdes Kabupaten Rohul, Syamzaimar, didirikannya Bumdes oleh pemerintah sebagai salah satu program ekonomi unggulan kerakyatakan.

Sasaran program adalah langsung kepada masyarakat untuk berbagai bidang usaha sebagai penunjang perekonomian masyarakat dalam menekan angka kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran.

Laporan posisi keuangan di 52 Bumdes sapai akhir tahun lalu, dari dana awal yang digulirkan pemerintah sekitar Rp23.740.000.000, perkembangan transaksi telah berada di angka Rp144.847.146.000, dengan perkembangan dana sekitar Rp47.029.451.111. Piutang sekitar Rp39.415.678.178, dengan bank modal kerja Rp397.584.628.

Untuk perkembangan posisi keuangan, tingkat pengembalian dari nasabah atau peminjam sekitar Rp97,84 persen dengan jumlah aset Rp49.262.688.641, jumlah laba Rp3.43.164.231, dan simpanan pokok anggota Rp703.302.100. Simpanan wajib Rp350.744.505, dan simpanan sukarela atau tabungan Rp8.465.715.254.

Memang baru 52 Bumdes berdiri saat ini, tapi ditargetkan 16 Bumdes lagi segera beroperasi. Jika belasan Bumdes itu beroperasi, tentu jumlah badan usaha sejenis meningkat menjadi 68 Bumdes tersebar di 16 kecamatan.

Dari laba bersih di 52 Bumdes, untuk Pendapatan Asli Desa mencapai Rp359.904.798. Untuk cadangan modal Rp1.360.573.779, sementara untuk dana sosial kemasyarakatan Rp531.497.012. Bonus pelaku juga dikeluarkan sekitar Rp395.969.966, door prize/MPTB Rp425.087.318, sementara untuk dana inventaris sekitar Rp347.534.501.

Laba bersih yang diperoleh sebanyak 52 Bumdes merupakan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun lalu yang semakin tahun terus bertambah sehingga menjadikan Bumdes di Rohul sebagai bahan acuan study banding kabupaten dan kota di Indonesia.

Sementara, untuk laba bersih di 70 Unit Usaha Desa Simpan Pinjam (UED-SP) juga dari SHU 2012 lalu yang telah mencappai Rp2.052.184.592. Laba bersih yang diraih dari SHU 2013 baik Bumdes dan UED-SP sendiri telah mencapai Rp5.472.753.978.

Dari tahun ke tahun, pemerintah daerah terus berupaya agar Bumdes dan UED-SP di 16 kecamatan semakin maju. Secara rutin, para petugas dibekali manajemen koperasi.

Tujuan pembekalan adalah sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dengan tujuan dua usaha desa itu turut berperan serta dalam menanggulangi angka kemiskinan dan pengangguran.

 

riaubaru dot net

Terpopuler

Terbaru

PEMDES DIIMBAU PROSES PENCAIRAN ALOKASI DANA DESA

PEMDES DIIMBAU PROSES PENCAIRAN ALOKASI DANA DESA

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Kabupaten Gunung Kidul, Daerah...
75% DANA DESA UNTUK PEMBANGUNAN FISIK

75% DANA DESA UNTUK PEMBANGUNAN FISIK

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Simalungunmewajibkan75%...
PERCEPAT PENGENTASAN KEMISKINAN, PEMERINTAH TAMBAH DANA BANSOS

PERCEPAT PENGENTASAN KEMISKINAN, PEMERINTAH TAMBAH DANA BANSOS

SAPA INDONESIA - MEMPERCEPAT pengentasan kemiskinan di Jawa...
KEMISKINAN HINGGA KESENJANGAN EKONOMI MENURUN, INI TANTANGAN BARU RI

KEMISKINAN HINGGA KESENJANGAN EKONOMI MENURUN, INI TANTANGAN BARU RI

SAPA INDONESIA - INDONESIA saat ini masih memiliki 3 masalah...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook