Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

WAMENKES : KARTU JAMKESMAS RUSAK, SEGERA KEMBALIKAN

kemiskinan-pemiskinan-wamenkes

SAPA - Masyarakat yang telah menerima kartu Jamkesmas baru namun ternyata rusak untuk segera mengembalikannya agar dapat dilakukan perbaikan, demikian hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

"Jika ada pemegang kartu yang kartunya rusak akan kita ganti sesegera mungkin. Yang rusak hingga gak bisa digunakan, misalnya namanya gak terbaca," kata Wamenkes usai peringatan Hari Kesehatan Telinga dan Pendengaran Sedunia di Jakarta, Rabu.

Saat ini, distribusi kartu baru Jamkesmas telah dilakukan namun adanya beberapa kendala di lapangan telah membuat Kementerian Kesehatan memperpanjang masa penggunaan kartu lama selama sebulan yaitu hingga 1 April 2013.

"Jadi agar cepat (pendistribusiannya) maka kita berikan ke daerah. Jadi dari percetakan di Balai Pustaka sudah diberikan ke tingkat kabupaten/kota dan dari situ ke tingkat dibawahnya merupakan tanggung jawab pemerintah daerah tapi kita akan bantu," kata Ghufron.

Wamenkes menegaskan bahwa pengumpulan data untuk peserta Jamkesmas saat ini sudah lebih bagus daripada sebelumnya yaitu dari BPS diserahkan kembali ke daerah untuk ditentukan siapa yang akan menerima dan diserahkan ke Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan Kementerian Kesehatan kemudian meminta data sebanyak 86,4 juta untuk mencetak kartu baru.

"Secara nasional sekarang penerima Jamkesmas jauh lebih banyak. Misal di Jawa Timur dulu 10 juta sekarang 14 juta. Secara nasional bertambah 10 juta orang," kata Ghufron.

Sedangkan mengenai adanya keluhan bahwa pemegang kartu lama tidak lagi mendapatkan kartu Jamkesmas, Ghufron menyebut salah satu kemungkinan memang ada kesalahan sewaktu pendataan atau penyebab lainnya adalah karena memang orang yang bersangkutan tidak seharusnya mendapatkan Jamkesmas karena tergolong mampu.

"Jadi kalau dulu dapat tapi sekarang gak dapat, berarti memang tidak berhak," ujarnya singkat.

 

antaranews dot com

Terpopuler

Terbaru

KE ISTANA, BIBIT SAMAD BAHAS DANA DESA DENGAN TETEN MASDUKI

KE ISTANA, BIBIT SAMAD BAHAS DANA DESA DENGAN TETEN MASDUKI

SAPA INDONESIA - KETUA Satgas Dana Desa Bibit Samad Rianto...
60 PERSEN DESA SUDAH TERAPKAN SISTEM INFORMASI

60 PERSEN DESA SUDAH TERAPKAN SISTEM INFORMASI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)...
PENURUNAN DANA DESA GUNUNGKIDUL BELUM DISOSIALISASIKAN

PENURUNAN DANA DESA GUNUNGKIDUL BELUM DISOSIALISASIKAN

SAPA INDONESIA - PAGU anggaran dana desa 2018 dari Pemerintah...
AWASI DANA DESA, KAPOLDA MOU DENGAN GUBERNUR JATIM

AWASI DANA DESA, KAPOLDA MOU DENGAN GUBERNUR JATIM

SAPA INDONESIA - KAPOLDA Jatim Irjen Pol Mahfud Arifin melakukan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook