Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KABUPATEN GAYO LUES TERMISKIN NOMOR 4 DI ACEH

kemiskinan-sapa-gayoluesmusrenbangSAPA - Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) yang diikuti oleh seluruh kepala dinas, badan dan kantor yang digelar oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues, Rabu (13/3). Hal itu dilakukan dalam rangka penyerapan aspirasi semua pemangku kepentingan serta untuk penyelarasan program dan kegiatan nasional, provinsi dan kabupaten.

Kepala Bappeda Gayo Lues Drs Syamsul Bahri dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang dilaksanakan untuk penyempurnaan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gayo Lues tahun 2014, dengan tujuan mendapatkan masukan untuk penyempuranaan rancangan awal RKPD Tahun 2014 yang memuat prioritas pembangunan daerah yang akan berlangsung mulai Tanggal 13-14 Maret 2013.

Sementara, Kepala Bappeda Provinsi Aceh Prof Dr A Karim yang turut hadir dalam pembukaan Musrenbang Kabupaten Gayo Lues mengatakan, Musrenbang ini merupakan Musrenbang kedua dalam kepemimpinan Gubenur Aceh Zaini Abdullah dan Wakil Gubenur Muzakir Manaf, yang serentak dilakukan di tujuh Kabupaten Kota di Aceh.

"Kami berharap agar dana Otonomi Khusus (Otsus) dan migas dapat dipergunakan untuk kepentingan pembangunan Gayo Lues, yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Serta untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Gayo Lues," katanya.

Kepala Bappeda Aceh mengungkapkan, dari data yang diterimanya, saat ini Kabupaten Gayo Lues adalah Kabupaten yang nomor urut 4 memiliki terbanyak penduduk miskin dengan jumlah 23 persen dari ribuan warga, dan 22 persen warga tidak tamat SMA.

"Kami berharap agar data orang miskin ini lengkap, siapa namanya, dimana tempat tinggalnya. Sehingga, bantuan-bantuan bisa langsung tersalur kepada orang yang membutuhkan ini. Begitu juga dengan warga yang tidak tamat SMA. Ke depan harus ada lagi Paket C," katanya seraya menambahkan bahwa warga Gayo Lues 8 persen tidak bisa tulis baca.

Menanggapi hal itu, Bupati Gayo Lues H Ibnu Hasim sesaat sebelum membuka Musrenbang tersebut mengatakan, data akurat seperti itu belum dimiliki oleh daerah Gayo Lues. Dan sangat sulit mendata hingga ketempat tinggalnya. Meskipun begitu, pemda akan berusaha mendata secepat mungkin.

"Aparat kampung banyak yang bermain, seperti contoh pembagian raskin, orang yang kaya juga banyak yang menerimanya. Seharusnya beras subsidi, BBM Subsidi dan pupuk subsidi, hanya untuk orang miskin saja. Tetapi, kenyataannya di lapangan beda, dan ini sangat sulit melakukan pendataannya," jelasnya.

 

Sumber : Harian Andalas dot com

Terpopuler

Terbaru

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

WONOSOBO TERPILIH JADI PERCONTOHAN OPEN DATA KEUANGAN DESA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Dalam Negeri memprediksi, alokasi...
DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

DANA DESA STIMULASI PEMBENTUKAN 18.446 BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa sudah dicairkan sekira 95,54%. Sejak...
SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SLEMAN: 6 DESA BELUM REALISASIKAN BANTUAN

SAPA INDONESIA - PENYERAPAN Dana Desa (DD) di enam desa di...
MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

MENDAGRI PERKIRAKAN DANA DESA 2018 CAPAI RP103 TRILIUN

SAPA INDONESIA - MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo memperkirakan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook