Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

MEMBEDAH RUMAH TIDAK LAYAK HUNI (RUTILAHU) DIJORONG SUNGAIDUO

kemiskinan-sapa-jorongsungaiduorutilahuSAPA - Sukses Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam membedah rumah tidak layak huni. Setelah berhasil membedah 32 unit rumah tidak layak huni pada tahun 2011 hingga tahun 2012 di Jorong Sungaiduo, Nagari Aieangek, Kecamatan Sijunjung. Pemkab setempat berencana melanjutkan program populis ini di Nagari Sumpur Kudus Selatan. Seperti apa persiapannya?

Tim gabungan yang terdiri dari para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang dipimpin Wakil Bupati Muchlis Anwar, mulai menelusuri pelosok jorong untuk menentukan rumah tidak layak huni yang akan dibedah.

Sesuai kesepakatan, saat ini giliran Jorong Calau Nagari Sumpur Kudus Selatan. De-ngan menempuh perjalanan sekitar lebih kurang 50 km, tim advance menyusuri jalan berliku dan terjal yang baru saja dibangun dengan APBD 2012, sepanjang 8 km yang menghubungkan Nagari Sisawah dengan Nagari Sumpur Kudus Selatan.

Sumpur Kudus termasuk rawan longsor, karena struktur tanahnya yang labil, terjal. Telah banyak jalan aspal yang amblas dan tertimbun longsoran, sehingga tim ekstra hati-hati mengemudikan mobil.

Di setiap tikungan, ditemukan longsoran tebing yang membahayakan pengguna jalan. Berdasarkan data BPBD Sijunjung, di jalan menuju Sumpur Kudus terdapat 11 lokasi rawan longsor. Beberapa proyek pembangunan jalan rigit beton serta jembatan yang baru saja dibangun dari APBD 2012, tak luput dari kerusakan.

Setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang dua jam, tim sampai di Jorong Kampung Baru Calau. Nagari yang baru mekar pada tahun 2012 lalu itu, dihuni penduduk yang mencapai 3 ribu jiwa. Umumnya masyarakat setempat adalah petani sawah dan karet. Di jorong tersebut tidak hanya dihuni warga yang umumnya kurang mampu, namun beberapa ruas jalannya masih bertanah dan berlumpur jika diguyur hujan.

Dari jorong tersebut, tim gabungan mulai berjalan kaki menelusuri rumah-rumah pen-duduk dengan melewati pematang sawah. Setelah beberapa menit berjalan kaki, tim gabungan menemukan beberapa rumah di tengah sawah dengan kondisi mem-prihatinkan. Dinding rumah tampak lapuk, berlantai tanah dan beralaskan tikar dan kardus.

Seperti rumah milik pasangan suami istri Gif Susilo dan Syahleli Putri, dengan ukuran 4x6 meter. Bersama seorang anak perempuannya, Wulan, 2, tidur di lantai tanah beralaskan tikar dan kardus. "Beginilah hasil kerja kami sebagai buruh dan petani," tutur Syahleni, 24, sambil menggendong anaknya yang sedang sakit.

Di Jorong Teratak Calau, ada rumah yang lebih memprihatinkan lagi. Rumah itu milik Ermanilis, 33. Hanya beratapkan rumbia, dinding papan yang berlubang.

Ermanilis dan suaminya Dosmawardi sempat meneteskan air mata ketika menga-dukan nasibnya kepada Wakil Bupati Muchlis Anwar dan rombongan yang menyam-bangi rumahnya. Mereka pasrah berserah kepada Tuhan atas kondisi keluarganya.

"Kami sangat senang bapak datang melihat kondisi kami, baginilah kami adanya. Semuanya kami lakukan dalam satu ruangan, tidur dan makan tak ada pembatas, dan apabila hujan lebat, kami kebasahan dan kedinginan karena atap bocor di sana sini," ulasnya berlinang air mata.

Mendengar keluhan Ermanilis, Wabup berjanji mendata rumah yang tidak layak huni. "Peninjauan ini agar program bedah rumah Pemkab tepat sasaran," ungkap Muchlis Anwar.

Tim Penanggulangan Kemiskinan Pemkab Sijunjung menetapkan rumah yang men-dapatkan program bedah rumah pada tahun ini. Pada tahun 2012, 32 KK di Jorong Sungaiduo Nagari Aieangek dibedah.

 

 

 

Sumber : Padangekspres dot go dot id

Terpopuler

Terbaru

MENTERI PDTT: DANA DESA NAIK LAGI TAHUN 2018

MENTERI PDTT: DANA DESA NAIK LAGI TAHUN 2018

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PENGELOLAAN DANA DESA, KADES DI WONOGIRI MINTA ADA TENAGA PENDAMPING

PENGELOLAAN DANA DESA, KADES DI WONOGIRI MINTA ADA TENAGA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - KALANGAN kepala desa (Kades) di Wonogiri mengakui...
MENDES APRESIASI EMBUNG DESA MANFAATKAN DANA DESA

MENDES APRESIASI EMBUNG DESA MANFAATKAN DANA DESA

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,...
JUMLAH PENGANGGURAN DIY CAPAI 80.245 ORANG

JUMLAH PENGANGGURAN DIY CAPAI 80.245 ORANG

SAPA INDONESIA - KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook