Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, PKH, Raskin, Jamkesmas, Jamkesda, BLT, BOS, BSM, PNPM Mandiri, KUR SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

WALAH…… PNS KOK DAPAT KARTU JAMKESMAS?

kemiskinan-sapa-pnsjamkesmasklatenSAPA - Lagi-lagi kartu Jamkesmas salah sasaran, sebanyak 83 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten masuk daftar penerima kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari pemerintah pusat.
Kepala Unit Pembiayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Nurcholis Arif Budiman, mengungkapkan sebanyak 83 PNS yang masuk dalam daftar penerima kartu Jamkesmas itu diketahui setelah pihaknya merekap data penerima Jamkesmas di 401 desa dan kelurahan dalam sepekan terakhir.

Menurutnya, Tim Nasional Pencegahan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang diketuai Wakil Presiden, Boediono, menggunakan data lama dalam menentukan penerima Jamkesmas tahun ini.
"Data yang digunakan TNP2K berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2008. Sebelum menjadi PNS, orang tersebut masuk kategori tidak mampu yang berhak mendapat Jamkesmas. Karena data tidak diperbarui, tidak heran jika masih banyak ditemukan Jamkesmas yang salah sasaran," terang Nurcholis saat ditemui wartawan di Kantor Dinas Kesehatan Klaten, Senin (18/3/2013).

Selain PNS, pihaknya juga menemukan 4.548 warga yang sudah meninggal dunia dan 1.924 warga pindah alamat namun tetap mendapat jatah kartu Jamkesmas. Tidak hanya itu, pihaknya juga menemukan 71 warga yang tidak masuk kategori miskin namun tetap menerima Jamkesmas.

"Kami juga menemukan 2.268 kartu Jamkesmas yang salah sasaran karena beberapa faktor seperti warga tersebut mendapat dobel kartu dan sudah punya asuransi kesehatan lain. Kalau ada yang dobel kartu, barangkali dulu usulannya melalui dua jalur berbeda seperti dari BPS dan kepala desa," terang Nurcholis.

Nurcholis menjelaskan, semua kartu Jamkesmas yang salah sasaran itu sudah dikembalikan kepada Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kendati demikian, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan kepastian adanya penggantian dari kartu Jamkesmas yang salah sasaran tersebut.

"Pengembalian kartu dilakukan bertahap. Saat kami menemukan adanya kartu Jamkesmas yang tidak tepat sasaran, kami lalu mengembalikan ke Kemenkes saat itu juga," tambah Nurcholis.
Pembagian kartu Jamkesmas di Klaten sempat diwarnai keributan di tingkatan bawah. Sejumlah warga sempat menggeruduk

Kantor Dinkes Klaten lantaran anggota keluarganya tidak lagi mendapat kartu Jamkesmas. Padahal, anggota keluarnya selama ini mengandalkan Jamkesmas untuk berobat ke rumah sakit secara rutin.

"Ternyata masih banyak warga miskin yang tercoret dari daftar penerima Jamkesmas. Di sisi lain, masih banyak kartu Jamkesmas yang salah sasaran," ujar Kepala Dinkes Klaten, dr Ronny Roekmito, saat ditemui di kesempatan berbeda.

 


Sumber : Solopos dot com

Terpopuler

Terbaru

JOKOWI: 241 DESA BELUM MENERIMA DANA DESA

JOKOWI: 241 DESA BELUM MENERIMA DANA DESA

SAPA INDONESIA - PRESIDEN Joko Widodo mengaku mendapat laporan...
FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA BERGESER MULAI TAHUN DEPAN

FOKUS PENGGUNAAN DANA DESA BERGESER MULAI TAHUN DEPAN

SAPA INDONESIA - PENGGUNAAN dana desa untuk kebutuhan membangun...
MENTERI DESA WAJIBKAN KADES PASANG BALIHO DANA DESA

MENTERI DESA WAJIBKAN KADES PASANG BALIHO DANA DESA

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...
PEMPROV NTB MENYIAPKAN PERGUB PERCEPATAN PENURUNAN KEMISKINAN

PEMPROV NTB MENYIAPKAN PERGUB PERCEPATAN PENURUNAN KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat mempersiapkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook