Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

BUPATI POSO MARAH DISEBUT DAERAH MISKIN KEDUA DI SULAWESI TENGAH

kemiskinan-sapa-bupatiposomarahtingkatkemiskinan

SAPA - Tidak terima daerahnya dikatakan termiskin kedua di Sulteng, Bupati Poso meminta mencabut atau menghapus data yang dibuat pemerintah Provinsi (pemprov) Sulteng.

"Pertumbuhan perekonomian kita di Poso tumbuh pesat. Ini dibuktikan dengan banyak penghargaan yang Poso terima, baik dari pemerintah pusat maupun dari lembaga dunia lain. Saya pikir data peringkat ini harus dihapus," jelas Inkiriwang saat kegiatan Forum SKPD dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Poso di Aula Bappeda Poso, Rabu (20/3).

Respons Bupati ini keluar setelah mendengar sambutan Kepala Bappeda provinsi Sulteng yang mengatakan bahwa Poso masuk sebagai daerah kedua dengan tingkat kemiskinan terbesar di Sulteng setelah Kabupaten Tojo Unauna.

Menurut Inkiriwang, indikasi laju pertumbuhan ekonomi di Poso sangat jelas. Salah satunya bisa dilihat dari raupan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "PAD kita jauh lebih besar dari Parimo. Kita Rp28 Miliar, Parimo baru Rp15 Miliar," jelasnya.

"Lalu kenapa Poso sebagai yang kedua termiskin di Sulteng," tukas Bupati menambahkan.

Dengan terbuka, Bupati Inkiriwang bahkan menyebut Pemprov Sulteng kurang mendukung pembangunan di Poso. Contohnya, adalah tidak dimasukannya Poso sebagai daerah penyanggah produksi beras dalam program peningkatan produksi beras nasional (P2BN). "Saya heran kenapa provinsi tidak masukan Poso sebagai titik daerah P2BN. Malah masukan daerah lain yang kayaknya belum layak," tukasnya.

Inkiriwang menjelaskan, produksi beras di Poso terus mengalami peningkatan kuantitas dan kualitas. Bahkan dalam empat tahun terakhir sudah surplus.

"Beras Poso sudah "ekspor" ke daerah lain. Sebagian ke Manado, Gorontalo dan Palu. Sebagian lain ke kabupaten tetangga seperti Morowali dan Touna," tandasnya pada giat yang dihadiri sejumlah pejabat provinsi ini.

Kata bupati, masih ada lagi bentuk ketidakberpihakan provinsi dalam proses pembangunan daerah di Poso. Termasuk didalamnya pembangunan Bandara Kasiguncu Poso. Inkiriwang menyebut Pemprov tak dukung pembangunan pengembangan bandara satu-satunya di Poso tersebut. "Saya berharap Poso kedepan menjadi prioritas bagi Pemprov Sulteng dalam pembangunan daerah," harapnya digiat yang juga dihadiri anggota Deprov Yus Mangun.

Bicara soal pertumbuhan ekonomi Poso, lanjut Piet, merata di semua sektor. Mulai dari sektor koperasi dan UKM, sektor pertanian dan perikanan, hingga perdagangan dan usaha lain. "Kalau masyarakat saya miskin, tentu PAD Poso kecil. Nyatanya, PAD terus naik dari Rp4 Miliar di tahun 2005 naik terus hingga menjadi Rp28 Miliar di tahun 2012," tandasnya.

Data yang dikeluarkan Bappeda Provinsi Sulteng soal Poso diurutan kedua sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan di Sulteng adalah data tahun 2011. "Data peringkat kemiskinan tahun 2012 sudah ada, tapi belum di print out," ujar pejabat Bappeda Sulteng saat di Poso kemarin.

 


Sumber : Radarsulteng dot co dot id

Terpopuler

Terbaru

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

BUMDES PERLU SERAP PRODUKSI PERTANIAN

SAPA INDONESIA - BADAN Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu untuk...
YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

YASIN LIMPO: GUBERNUR JANGAN BIARKAN KADES DISOAL DANA DESA

SAPA INDONESIA - KETUA Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh...
BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

BAWA DUNIA USAHA MASUK DESA, MENDES PDTT DAN MENTAN BERSINERGI

SAPA INDONESIA - PRODUK jenis jagung di Bengkulu Selatan jadi...
BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

BUPATI PURWAKARTA INGATKAN KADES TAK BIKIN KUITANSI FIKTIF DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Purwakarta Dedi Mulyadi mengumpulkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook