Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

PENDUDUK MISKIN TURUN, IPM MENINGKAT DI KOTA MAGELANG

kemiskinan-sapa-ipmmagelangmiskin

SAPA - Penurunan angka kemiskinan di Kota Magelang dari tahun ke tahun mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tahun 2010 angka kemiskinan di kota getuk ini tercatat sebesar 22,70 persen, tahun 2011 sebesar 20,28 persen, sedangkan pada tahun 2012 kemarin sebesar 14,48 persen atau 23.602 jiwa dari 130.696 jumlah penduduk Kota Magelang.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Bappeda Kota Magelang Ir Joko Soeparno MPL dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Magelang Tahun 2014, di Pendopo Pengabdian, kemarin.

Hal itu juga diikuti dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari tahun ke tahun. "Pengurangan angka kemiskinan menjadi salah satu fokus kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2014, target kita pada tahun 2015 angka kemiskinan jumlah penduduk berkurang menjadi 9,04 persen.
Untuk itu perencanaan tersebut harus dilakukan dengan matang dengan mengundang pemangku kepentingan melalui forum ini," kata Joko.

Joko mengatakan maksud dari penyusunan RKPD adalah menyediakan acuan bagi pemerintah daerah dan DPRD dalam menyusun rancangan APBD, yang didahului dengan penyusunan KUA (Kebijakan Umum APBD) dan PPAS (Prioritas dan Pagu Anggaran Sementara).

Selain itu kegiatan ini juga akan menjadi pedoman penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sinergitas dalam pelaksanaan pembangunan daerah, antar wilayah, antar sektor pembangunan dan antar tingkat pemerintahan serta menciptakan efisiensi alokasi sumber daya dalam pembangunan daerah," tuturnya.

Walikota Magelang Ir Sigit Widyonindito MT saat membuka acara tersebut mengatakan, ada dua sasaran pembangunan dari tahun 2011-2015. Sasaran yang pertama yakni terwujudnya Kota Magelang sebagai kota penyedia layanan unggul dan berdaya saing, yang harus didukung oleh aparatur pemerintah yang lebih profesional.

Pelayanan yang harus unggul antara lain sektor pendidikan, kesehatan, perdagangan, kepariwisataan, serta jasa hospitality.
Sasaran kedua adalah mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri dan berkeadilan. Dalam hal ini, pemerintah akan mengupayakan penanggulangan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, serta peningkatan kualitas tenaga kerja di Kota Magelang.

"Kedua sasaran besar tersebut harus ditopang dari upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Magelang, disertai pemerataan pendapatan serta upaya pengurangan kesenjangan pembangunan antar wilayah," ujarnya. Acara ini dihadiri perwakilan Bappeda Prov Jateng, Forpimda Kota Magelang, pejabat SKPD se Kota Magelang, akademisi, LSM, organisasi kemasyarakatan serta beberapa elemen masyarakat lainnya.


Sumber : jatengtime dot com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook