Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KEPSEK YANG COBA-COBA SELEWENGKAN DANA BOS AKAN DIANCAM PIDANA

kemiskinan-pemiskinan-bos

SAPA - Wakil Walikota Batam, Rudi mengingatkan bahwa seluruh kepala sekolah (Kepsek) agar memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai ketentuan yang berlaku. Ada ancaman bagi yang melanggar atau menyelewengkannya. "Bukan sanksi biasa lagi, tapi itu sudah pidana," tegasnya menjawab wartawan usai membuka bimbingan teknis (Bimtek) BOS di Hotel Vista, Kamis (21/3).

Bimtek yang diikuti 372 Kep sek itu, merupakan kegiatan rutin sekaligus untuk mempersiapkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) para Kepsek mengenai penggunaan dana BOS. Rudi berharap, para Kepsek benar-benar bisa ikuti ketentuan Permendiknas Nomor 76 Tahun 2012 dalam penggunaan dana BOS. "Sekaligus Permen-Permen lainnya. Seperti dari Kemenkeu dan Kemendagri," imbaunya.

Kegiatan itu juga sebagai persiapan pemeriksaan yang akan dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan Provinsi (BPKP) dan inspektorat. Ada 13 item dalam penyaluran dana BOS. "Supaya mereka (Kepsek) bisa mengikuti, makanya kami adakan Bimtek. Mereka harus mengacu pada 13 item ini dalam penggunaannya," papar Rudi.

Komponen pembiayaan tersebut meliputi pengembangan perpustakaan, kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa, ulangan dan ujian, pembelian bahan-bahan habis pakai, langganan daya dan jasa, perawatan sekolah, pembayaran honorarium bulanan, guru honorer dan tenaga kependidikan honorer, serta pengembangan profesi guru, membantu siswa miskin, pembiayaan pengelolaan BOS, pembelian perangkat komputer dan biaya lainnya. Rudi mengaku belum tahu apakah sudah ada yang melanggar.

"Ini kan APBN, kami hanya terima tembusannya saja. Dananya, langsung masuk ke rekening sekolah," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim bin Bidin, menambahkan, tidak ada perbedaan alokasi dana BOS.

"Uangnya ini bukan di kasih ke siswa, tapi untuk operasional sekolah," ucapnya. Menurut dia, saat ini jumlah sekolah dasar (SD) negeri yang memperoleh dana BOS sebanyak 139. 124 SD swasta, 47 SMP negeri, dan 62 SMP swasta. "Jadi totalnya 372 sekolah. Kalau siswanya, yang SD 105.073 orang, jumlah dananya Rp580 ribu per orang per tahun. Kalau SMP 30.821 orang, jumlah dana yang diterima Rp710 ribu per orang per tahun," jelasnya.

 

posmetrobatam dot com

Terpopuler

Terbaru

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

DANA DESA RP 79.83 MILIAR DIBAGI, DESA DIDORONG BENTUK BUMDES

SAPA INDONESIA - DANA desa tahap pertama sebanyak 60 % dibagikan...
DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

DANA DESA TERMIN PERTAMA CAIR

SAPA INDONESIA - DANA desa termin pertama 2017 sudah mulai...
TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

TERAPKAN SISKEUDES, KADES DIMINTA REKRUT SARJANA PENDAMPING

SAPA INDONESIA - PENGELOLAAN keuangan desa berupa dana desa...
BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

BUMDES BUAT DESA LEBIH MANDIRI

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook