Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

KUALITAS LAYANAN JAMKESMAS DI BAWAH ASKES

kemiskinan-pemiskinan-jamkesmas9

SAPA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengakui bahwa kualitas pelayanan rawat inap pasien program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) masih tertinggal jauh atau berada di bawah kualitas pelayanan pasien Askes dan pasien yang membayar langsung.

"Kualitas layanan rawat inap Jamkesmas masih kalah dari Askes. Ini perlu segera diantisipasi, khususnya menjelang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) akan diterapkan tahun depan melalui BPJS (Badan Pelaksana Jaminan Sosial)," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi dalam pidato yang dibacakan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan (Dirjen BUK) Kemenkes Akmal Taher, Senin (25/3).

Rendahnya layanan Jamkesmas, menurut Menkes, disebabkan oleh kurangnya kendali mutu dan biaya pada program Jamkesmas. Dari pantauan Kemenkes, mayoritas pasien Jamkesmas mengeluhkan tidak puas dengan layanan yang diberikan.

Pemberian layanan terburuk, ungkap Menkes, kebanyakan terdapat di RS milik pemerintah daerah (RSUD).

"Kualitas layanan rawat inap kelas I,II dan III RSUD kabupaten jauh dari harapan pasien, baik dari aspek keterandalan, penampilan fisik, jaminan, empati, maupun akses," keluh Menkes.

Selain itu, pada 2012, lanjut dia, belum semua rumah sakit (RS) mau ikut serta memberikan layanan kesehatan pada peserta Jamkesmas. Dari total 1.870 RS yang ada, baru 1.080 RS yang menerima peserta Jamkesmas.

Belum semua RS mau terlibat dalam Jamkesmas, menurut Menkes, perlu diantisipasi. Pasalnya, ketika BPJS mulai berlaku, cakupan pesertanya bakal jauh lebih besar dari Jamkesmas.

Oleh karena itu, sambung dia, ketika BPJS beroperasi nanti, 100% RS seyogianya ikut serta dalam program jaminan kesehatan, mengingat terbatasnya sarana kesehatan di negara kita.

Di samping itu, kualitas layanan yang diberikan RS juga harus ditingkatkan. Pasalnya, ketika BPJS beroperasi nanti, peserta Askes (PNS, TNI/Polri) akan digabung dengan peserta BPJS. Sesuai dengan amanat UU SJSN, layanan kesehatan yang diberikan BPJS tidak boleh lebih rendah daripada yang diberikan Askes.

 

metrotvnes dot com

Terpopuler

Terbaru

KONSULTAN NASIONAL KEMENDES MONEV DANA DESA DI SABANG

KONSULTAN NASIONAL KEMENDES MONEV DANA DESA DI SABANG

SAPA INDONESIA - KONSULTAN Nasional P3MD Kementerian Desa (Kemendes)...
PENDIDIKAN PINTU KELUAR KEMISKINAN

PENDIDIKAN PINTU KELUAR KEMISKINAN

SAPA INDONESIA - CALON gubernur Ganjar Pranowo mengemukakan...
PEMERINTAH JOKOWI TARGET TAK ADA DESA TERTINGGAL DI INDONESIA PADA 2019

PEMERINTAH JOKOWI TARGET TAK ADA DESA TERTINGGAL DI INDONESIA PADA 2019

SAPA INDONESIA - MENTERI Desa Pembangunan Daerah Tertinggal...
BANDUNG: MASIH ADA DESA YANG TAK PATUH LAPOR DANA DESA

BANDUNG: MASIH ADA DESA YANG TAK PATUH LAPOR DANA DESA

SAPA INDONESIA - BUPATI Bandung, Dadang M Naser mengungkapkan...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook