Kemiskinan, Penanggulangan Kemiskinan, Melawan Pemiskinan, Angka Kemiskinan, Data Kemiskinan, Pengentasan Kemiskinan, Musrenbang, TKPK, PNPM Mandiri SAPA INDONESIA - ALIANSI STRATEGIS MELAWAN PEMISKINAN

Terhubung SAPA

Agenda

Data Kemiskinan

Hubungi Kami

Video

Fotografi

INDONESIA YAKIN BISA MENCAPAI MDGS TAHUN 2015

kemiskinan-pemiskinan-mdgs2015

SAPA - Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yakin Indonesia akan bisa mencapai program Tujuan Pembangunan Milenium atau MDGs pada 2015 mendatang. Masih ada 2,5 tahun untuk memperbaiki apa yang kurang.

"Indonesia memiliki keyakinan bahwa sasaran itu bisa dicapai. Fokus pada tujuan akan mempermudah kita untuk mencapainya," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjawab pertanyaan wartawan, dalam keterangan pers menjelaskan hasil pertemuan keempat HLP on Post-2015, di Bali Nusa Dua Convention Centre, Rabu (27/3) sore.

"Kalau ada yang kurang, kita masih mempunyai waktu 2,5 tahun untuk meningkatkan, memperbaiki, melakukan kebijakan khusus dengan anggaran khusus untuk mencapai MDGs," Presiden menambahkan.

MDGs meliputi penanggulangan kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.Kemudian menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, Malaria, dan penyakit menular lainnya. Juga memastikan kelestarian lingkungan hidup dan membangun kemitraan global untuk pembangunan.

"Sekarang sudah kita capai beberapa dari itu. Ada beberapa tujuan yang memerlukan fokus lebih, misalnya mengurangi jumlah kematian ibu saat melahirkan dan mengurangi penderita HIV/AIDS," Presiden SBY menjelaskan.

Presiden mengakui soal kemiskinan merupakan isu yang kompleks dan multidimensi. Oleh karena itu, perlu pendekatan yang komprehensif untuk mengatasinya, mengingat banyaknya faktor yang mempengaruhi, mulai dari pertumbuhan penduduk hingga bencana alam.

Sejak 1990, ujar SBY, Indonesia telah mampu mengurangi jumlah orang yang hidup dalam kemiskinan, dari 20,6 persen pada tahun 1990 menjadi 11,9 persen pada tahun 2012. Selain itu Indonesia telah menjalankan pendidikan dasar dengan program wajib belajar 9 tahun. Kemudian, angka kematian bayi telah menurun dari 68 per 1000 kelahiran pada tahun 1991, menjadi 34 pada tahun 2007.

"Hampir pasti, sebagian besar akan bisa Indonesia capai sampai 2015. Sebagian melampaui target sasaran dan sebagian pas dengan sasaran," Presiden SBY menegaskan.

 

presidenri dot go dot id

Terpopuler

Terbaru

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

KEMISKINAN MASIH TINGGI, MENKEU CURIGA DANA UNTUK WARGA TAK SAMPAI

SAPA INDONESIA - MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencurigai...
PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

PEMBIAYAAN INFRASTRUKTUR BERASAL DARI TIGA SUMBER INI, DANA DESA TERMASUK DI DALAMNYA

SAPA INDONESIA - KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) menegaskan...
PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

PADAT KARYA CASH DANA DESA DIPROYEKSIKAN SERAP 5,7 JUTA PEKERJA

SAPA INDONESIA - PROGRAM padat karya cash dari dana desa diharapkan...
WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGUBSU: GUNAKAN DANA DESA UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

SAPA INDONESIA - WAKIL Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung...

LAPOR!

Untitled Document

Terhubung dengan SAPA

Multimedia

Temukan Kami di Facebook